Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Warga Keluhkan Jalan Rusak Tabanan-Gilimanuk
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pengguna jalan dan warga masyarakat Kabupaten Tabanan, Bali mengeluhkan kondisi ruas Jalan Tabanan menuju Gilimanuk, karena di sejumlah titik jalan tersebut rusak parah serta becek saat hujan."Jalan jurusan Tabanan-Gilimanuk, Kabupaten Jembrana ini setiap harinya dilewati ribuan pengendara.
Untuk itu, sudah selayaknya jalan tersebut diperbaiki agar tidak membahayakan pengguna jalan," kata I Wayan Adi Krisna, warga Tabanan, Jumat (18/6).Ia mengatakan selain bahu jalan tersebut mengalami kerusakan berupa kubangan yang berbahaya bagi pengendara motor juga sangat minim rambu-rambu lalu lintas."Akibat ada perbaikan jalan di sepajang jalan Desa Meliling hingga Antosari, sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas sampai berjam-jam. Selain itu dilokasi perbaikan minim rambu lalu lintas," katanya.
Dikatakan, akibat perbaikan kerusakan di sejumlah ruas jalan tersebut perjalanan dari Tabanan ke Gilimanuk yang biasanya ditempuh dalam waktu 2,5 jam, sekarang bisa sampai empat hingga lima jam."Mestinya pemerintah harus memperhatikan kondisi jalan tersebut sehingga jalur lalu lintas Jawa-Bali itu tidak sampai rusak parah, dan pengerjaan jalan juga dilengkapi rambu lalu lintas agar tidak sampai membahayakan pengendara," kata Adi Krisna.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional Wilayah VIII Bina Marga Pekerjaan Umum Ir. Susalit Alius C.E.S. menyatakan kondisi jalan yang rusak kini sedang dikerjakan."Kami mengharapkan perbaikan jalan oleh pihak pemborong proyek jalan agar cepat diselesaikan dan menutup galian jalan yang menganggang cukup dalam itu," katanya.Ia mengatakan kerusakan jalan tersebut akibat beban jalan oleh lalu lintas yang cukup padat. Selain itu kemungkinan kontur tanah sepanjang jalan tersebut juga labil.
"Selain kontur tanah di sepanjang jalan itu labil, juga akibat pengendara cukup padat," kata Susalit menegaskan. (kms)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6006 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4692 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2329 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan