Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 4 Agustus 2026
Warga Perbaiki Balai Banjar Lewat Turnamen Ceki
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Warga Banjar Akta, Desa Adat Lembeng, Desa Dinas Ketewel, Sukawati melakukan inovasi dengan menggelar turnamen ceki. Dana yang terkumpul dari turnamen selanjutnya digunakan untuk memperbaiki balai Banjar.
Bendesa Adat Lembeng, I Ketut Sukandi, menyatakan turnamen telah berlangsung di wantilan Pura Dalem Lembeng, Minggu (19/11/2023) ini menggunakan sistem kupon yang dibeli oleh peserta turnamen.
"Acara ini dalam rangka penggalian dana membangun balai banjar Akta. Kupon yang laku 700 kupon," ujar Sukandi, Rabu (22/11/2023).
Saat ini, balai Banjar Akta masih dalam proses pembangunan. Dengan penggalian dana lewat ceki, diharapkan bisa menambal kekurangan dana demi mewujudkan balai Banjar.
Turnamen itu, merupakan olahraga di bawah KONI Bali dan naungan Forum Olahraga Rekreasi (Formi). Saat turnamen, hadir ketua Formi Gianyar, Wayan Tagel Winarta.
"Beliau pak Tagel telah memberikan support kepada warga kami di Banjar Akta," jelas dia.
Dia juga berharap agar program ke depan untuk terus disupport oleh Formi dan ketua DPRD Gianyar. "Ini merupakan permainan tradisional. Terimakasih kepada sponsor dan undangan yang hadir," tutup dia.
Sementara itu, turnamen itu dikawal Bhabinkamtibmas Desa Ketewel Aipda I Kadek Sipin Wijaya bersama Babinsa Sertu I Wayan Suparta beserta pecalang.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 454 Kali
Harga Pertamax Series Turun Mulai 1 Agustus, Ini Rinciannya
Dibaca: 363 Kali
Bali Siaga Kekeringan, Buleleng-Jembrana Diprediksi Terdampak
Dibaca: 310 Kali
KPU Bali Temukan Ribuan Data Pemilih Belum Sinkron
Dibaca: 226 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun