Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Warna Binatang Pembunuh Kucit Kuning Keemasan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali menyebutkan binatang yang menyerang kucit (anak babi) warga di Dusun Pempatan, Desa Batungsel, Kecamatan Pupuan Tabanan berwarna kuning keemasan. Besarnya lebih kecil dibadingkan Harimau dan lebih besar dari anjing dan kucing.Kepala Seksi Wilayah I Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Bali, Sumarsono mengungkapkan hal tersebut, Rabu (25/8).
Dikatakannya, berdasarkan data yang berhasil dikumpulkan, selain warna binatang tersebut kuning keemasan, jejak kaki yang ditemukan di sekitar lokasi mirip jejak kaki kucing tapi ukurannya lebih besar.
Ukurannya sekitar 6,5 cm X 8 cm, sedangkan jarak kaki depan dan belakang sekitar 90 cm, jarak kaki kiri dan kanan 50 cm, ungkapnya.Selain itu dia memperkirakan tinggi binatang tersebut sama dengan anjing dewasa.Kesimpulan sementara binatang tersebut terlalu kecil dibandingkan dengan harimau dan terlalu besar dibandingkan dengan anjing maupun kucing, tambahnya.
Agar tidak terjadi lagi serangan binatang tersebut, pihakny menghimbau kepada warga masyarakat di sekitar hutan lindung sekitar lokasi agar menghentikan segala pemburuan satwa yang menghuni hutan lindung.Warga juga diminta menghentikan menanam kopi di areal hutan lindung, dan mengambil apapun di hutan lindung.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3337 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan