Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 25 Agustus 2026
Waspada, Gelombang Laut di Bali Capai 2 Meter Sepekan ke Depan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan terkait potensi gelombang tinggi di perairan Bali.
Dalam prakiraannya, gelombang laut diperkirakan dapat mencapai hingga 2 meter di wilayah utara dan selatan Bali.
Prakirawan Cuaca BMKG, I Wayan Gita Giriharta, menjelaskan, kondisi tersebut dipicu oleh curah angin yang cukup signifikan.
"Untuk curah angin yang masih signifikan dapat mencapai sampai 40 kilometer per jam dapat memicu tingginya gelombang yang mencapai 2 meter atau lebih," ujarnya, Senin (22/9/2025) di Kantor BMKG Wilayah III Denpasar.
Ia menambahkan, kondisi gelombang setinggi 2 meter ini diperkirakan masih berlangsung hingga 7 hari ke depan.
"Dalam 7 hari kedepan tinggi gelombang laut di selatan Bali masih dapat mencapai 2 meter Utara dan Selatan," ucapnya.
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang di Bali.
"Masyarakat perlu diwaspadai peningkatan kecepatan angin dan tinggi gelombang yang dapat mencapai 2 meter atau lebih di wilayah Bali Utara dan Selatan dan diharapkan selalu mengupdate informasi dari BMKG sebelum beraktivitas di luar ruangan," tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4660 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2464 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2106 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1717 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1147 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun