Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
WHO Sahkan Vaksin Covid Convidecia Sekali Suntik
BERITABALI.COM, DUNIA.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan izin darurat untuk penggunaan vaksin Covid-19 buatan CanSinoBIO asal China yang dinamakan Convidecia, Kamis (19/5). Vaksin Convidecia hanya memerlukan satu kali suntik dosis seperti vaksin Johnson & Johnson buatan perusahaan asal Amerika Serikat.
"Vaksin ini memenuhi standar WHO terkait perlindungan terhadap Covid-19 dan keuntungan dari vaksin lebih besar dari risikonya," demikian bunyi pernyataan WHO.
WHO menuturkan, vaksin ini diketahui memiliki tingkat efikasi sebesar 64 persen melawan gejala infeksi virus corona dan 92 persen kemanjuran melawan gejala berat Covid-19.
Pihak WHO merekomendasikan vaksin ini untuk digunakan masyarakat 18 tahun ke atas.
Sejauh ini, vaksin Convidecia telah digunakan di China, Argentina, Chile, Malaysia, Meksiko, dan Pakistan.
Vaksin tersebut dibuat oleh perusahaan yang berbasis di Tianjin, CanSinoBIO, dan menjadi vaksin ketiga asal China yang mendapatkan izin dari WHO, setelah Sinovac dan Sinopharm.
Sebagaimana diberitakan AFP, persetujuan akan vaksin Convidecia diberikan kala China tengah berhadapan dengan wabah varian Omicron yang meluas.
Sejah ini, WHO sendiri telah memberikan izin penggunaan terhadap total sembilan vaksin COvid-19, yakni Pfizer, AstraZeneca, Janssen, Moderna, Sinovac, Sinopharm, Bharat, Novavax, dan Convidecia.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4460 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2228 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1561 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1010 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 947 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun