Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
WN Italia Penyelundup Hashish Pilih Bungkam
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Petugas Bea Cukai Bandara Ngurah Rai Bali berhasil membekuk seorang warga Italia yang hendak menyelundupkan 1,4 kilogram hashish senilai Rp 850 juta. Setelah ditangkap tersangka memilih untuk bungkam terkait asal narkoba yang dibawanya “Dia memberi keterangan yang berbelit-belit dan mencoba mengulur-ulur waktu. Kami duga dia memberi tanda kepada jaringannya bahwa ada yang tidak beres dengannya. Ini masih terus kami dalami,” jelas Kepala Kantor Bea Cukai Bandara Ngurah Rai, I Made Wijaya, hari ini (31/3/2012).
Warga Italia bernama Daniele Pieretto (33) ditangkap petugas Bea Cukai Bandara Ngurah Rai Kamis (29/3/2012) saat baru tiba di Bali. “Tersangka tiba di Bali menumpang pesawat Malaysia Airlines rute New Delhi India-Kualalumpur-Denpasar,” ujar Wijaya. Dari tangan tersangka, petugas menyita 1,4 kilogram lebih hashish yang dibungkus kertas cokelat. Bungkusan ini disembunyikan dengan rapi di dinding koper yang dibawanya.
Tersangka dikenai pasal 113 Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan hukuman maksimal pidana mati dan denda hingga Rp 10 milyar rupiah. Hashish atau minyak hashish merupakan bentuk ganja yang lebih kuat. Hashish adalah getah pohon ganja dan dijual dalam bentuk minyak atau kubus padat kecil. Di pasaran, 1 gram hashish yang dibawa tersangka bernilai Rp 600 ribu. Total hashis yang dibawa tersangka bernilai Rp 850 juta.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5565 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3487 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2345 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan