Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Wow, Buleleng Punya Potensi Gas 23 Triliun Kaki Kubik
BERITABALI.COM, BULELENG.
Perairan laut Bali Utara diketahui menyimpan potensi gas sangat besar, mencapai 23,3 triliun kaki kubik atau setara dengan 4 miliar barel minyak.
Potensi raksasa ini dinilai dapat memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng.
Dorongan agar Pemkab Buleleng segera membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Migas mengemuka dalam rapat paripurna DPRD Buleleng beberapa hari lalu. Juru Bicara Fraksi Golkar DPRD Buleleng, Ketut Hermawan, menegaskan pentingnya langkah strategis tersebut untuk mengoptimalkan peluang besar bagi daerah.
Dalam rapat tersebut, Hermawan menuturkan bahwa Pemkab Buleleng harus segera menindaklanjuti hasil temuan terkait potensi gas di perairan Bali Utara. Upaya itu dapat dilakukan dengan membentuk BUMD Migas atau mengambil Participating Interest (PI) sebesar 10 persen untuk secara bertahap meningkatkan PAD.
"Pendirian BUMD Migas merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan keadilan sosial, pemerataan manfaat sumber daya alam bagi masyarakat lokal, menciptakan lapangan pekerjaan lebih luas serta meningkatkan dan memperkuat kemandirian fiskal daerah," jelasnya.
Ia melanjutkan, berdasarkan hasil survei seismik, potensi gas di perairan Bali Utara mencapai 23,3 triliun kaki kubik (Trillion Cubic Feet/TCF) atau setara dengan 4 miliar barel minyak (Barel of Oil Equivalent/BOE) atau 636 miliar liter.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra menyampaikan bahwa pihaknya melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Buleleng bersama Pemprov Bali saat ini sedang memproses pembentukan BUMD Migas.
Potensi gas tersebut direncanakan akan dieksploitasi oleh salah satu perusahaan migas terbesar di dunia, dengan target mulai bergerak pada 2026.
"Sudah berproses. Pihak investor juga sudah beberapa kali bertemu, dan eksplorasi itu sudah selesai dilakukan. Laporannya juga sudah disampaikan kepada Gubernur, sehingga tahap selanjutnya adalah eksploitasi, yang akan dilakukan oleh salah satu perusahaan migas terbesar di dunia. Astungkara eksploitasi berhasil, sehingga bisa memberikan kontribusi untuk PAD Buleleng," jelas Sutjidra, Minggu (9/11).
Pejabat asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan ini menambahkan bahwa Gubernur Bali Wayan Koster akan segera merilis informasi apabila proses eksploitasi berhasil dilakukan.
"Katanya kalau dieksploitasi, bisa cukup lama, karena potensinya mencapai 23,3 triliun kaki kubik. Ada dua blok yang kalau di bor langsung keluar gas. Itu semua di laut Buleleng. Kalau eksploitasi berhasil nanti bapak Gubernur akan merilis, kita tunggu saja," singkatnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan