Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 31 Oktober 2026
Yang Menang Bersyukur, Yang Kalah Legowo
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Begitu turun putusan Mahkamah Konstitusi (MK) menolak seluruh gugatan pemohon, dua kutub yang bersaing dalam Pilkada Jembrana sama-sama mengaku puas. Pihak yang menang mengaku bersyukur, sementara pihak yang kalah mengaku legowo. Wabup Jembrana terpilih, Made Kembang Hartawan dihubungi, Kamis (27/1) pagi mengatakan, pihaknya mengaku bersyukur atas ditolaknya gugatan pemohon oleh MK.
"Langkah selanjutnya, kami akan berkonsentrasi melakukan perbaikan guna mewujudkan visi misi kami dengan mengajak seluruh komponen masyarakat. Sekarang kami fokus kerja untuk rakyat," ujarnya. Hal senada juga disampaikan salah satu anggota Tim Pemenangan Artha-Kembang, Made Sueca Antara. Politisi muda asal Desa Dangin Tukadaya ini mengatakan, ditolaknya gugatan pemohon oleh MK merupakan kemenangan seluruh masyarakat Jembrana.
"Kami juga minta semua pihak legowo menerima putusan MK, karena ini bukan kemenangan kelompok tapi kemenangan masyarakat Jembrana. Jangan lagi ada polarisasi," ujar Sueca Antara, Kamis (27/1). Sementara itu salah satu kubu pemohon, Putu Kamawijaya dihubungi Kamis (27/1) mengatakan, pihaknya legowo atas putusan MK apalagi putusan MK merupakan putusan tertinggi dalam proses Pilkada ini.
Dengan adanya Bupati dan Wakil Bupati yang definitif, Kamawijaya mengharapkan agar pemerintahan di Jembrana bisa berjalan normal. Kama Wijaya juga mengatakan, jika ada rekan-rekannya dari kubu pemohon yang kecewa atas putusan MK, agar berbesar hati karena kegagalan saat ini adalah keberhasilan yang tertunda.
"Jika ada pihak-pihak yang tidak puas atas kenyataan ini agar ikut mengkritisi pemerintahan baru ketika ada hal yang melenceng. Kita pasti dukung pemerintahan baru agar pemerintahan normal kembali. Mudah-mudahan visi misinya dijalankan dengan baik, kalau tidak sesuai mari kita kritisi," pungkas Kama Wijaya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6022 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4693 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2664 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2352 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2244 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan