Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Tak Ditemukan Produk Berformalin di Jembrana
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Maraknya barang Cina yang mengandung formalin membuat Dinas Perindagkop dan Dinas Kesehatan melakukan sidak ke beberapa swalayan serta toko yang ada di Jembrana, Selasa(31/7). Dalam sidak tersebut tidak ditemukan adanya peredaran barang Cina yang mengandung formalin di Jembrana.
Plt Kadis Kesehatan Jembrana, Putu Suasta mengatakan, pihaknya sudah menyasar seluruh toko dan swalayan yang ada di Jembrana. Namun barang Cina yang mengandung formalin tak ditemukan.
Namun, tim menemukan lima jenis permen yang tak ada labelnya. "Permen ini dijual kiloan, maka kami langsung mengambil permen itu dan melarang untuk dijual kepada toko yang bersangkutan," ujar Suasta.
Permen yang diduga dijual dengan kiloan itu langsung ditest di
labolatorium, namun hasilnya negatif. "Dalam permen kiloan itu tak ada unsur formalin sama sekali," kata Suasta.
Untuk mengantisipasi adanya produk dari luar Jembrana yang disinyalir mengandung bahan-bahan berbahaya Suasta akan berencana melakukan sidak ke berbagai kecamatan yang ada di Jembrana.
Sasaran utama yang akan di sidak oleh tim gabungan itu adalah di daerah Gilimanuk.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3858 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1927 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1688 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1517 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1504 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun