Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
2.000 Ekor Unggas Asal Bali Timur Disidak
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekitar 2.000 ekor unggas asal daerah Bali timur yang dikirim ke Denpasar dicegat, diperiksa, dan disemprot desinfektan oleh tim petugas dari Kantor Peternakan Kota Denpasar, di pertigaan jalan bypass Ida Bagus Mantra-I Gusti Ngurah Rai.
Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dipimpin Kepala Kantor Peternakan Denpasar, I Dewa Made Ngurah, berhasil mencegat 11 kendaran yang mengangkut sekitar 2.000 ekor unggas dari daerah Bali timur.
Langkah ini sebagai antisipasi masuknya virus flu burung ke Denpasar dari luar Denpasar,ujar Dewa Ngurah usai memimpin sidak tersebut. Kegiatan sidak ini akan digelar setiap dua hari, kecuali kasus flu burungnya sudah mereda baru akan dilakukan seminggu sekali.
Dewa Ngurah memperkirakan sedikitnya setiap hari ada sekitar 30.000 ekor unggas yang masuk ke Denpasar.Setiap sidak dikerahkan tiga sampai empat petugas dari Kantor Peternakan dibantu petugas dari Dinas Perhubungan Denpasar. Pihak Kantor Peternakan dipersenjatai dengan persediaan desinfektan berikut vaksin tamiflu.
Pemakaian vaksin tamiflu tahun ini kami targetkan sampai 120.000 dosis. Takaran satu dosis untuk dua ekor unggas. Hingga Agustus ini, sudah 50% unggas tervaksinasi, papar Dewa Ngurah.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3858 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1929 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1689 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1517 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1509 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun