Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
2.000 Ekor Unggas Asal Bali Timur Disidak
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sekitar 2.000 ekor unggas asal daerah Bali timur yang dikirim ke Denpasar dicegat, diperiksa, dan disemprot desinfektan oleh tim petugas dari Kantor Peternakan Kota Denpasar, di pertigaan jalan bypass Ida Bagus Mantra-I Gusti Ngurah Rai.
Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dipimpin Kepala Kantor Peternakan Denpasar, I Dewa Made Ngurah, berhasil mencegat 11 kendaran yang mengangkut sekitar 2.000 ekor unggas dari daerah Bali timur.
Langkah ini sebagai antisipasi masuknya virus flu burung ke Denpasar dari luar Denpasar,ujar Dewa Ngurah usai memimpin sidak tersebut. Kegiatan sidak ini akan digelar setiap dua hari, kecuali kasus flu burungnya sudah mereda baru akan dilakukan seminggu sekali.
Dewa Ngurah memperkirakan sedikitnya setiap hari ada sekitar 30.000 ekor unggas yang masuk ke Denpasar.Setiap sidak dikerahkan tiga sampai empat petugas dari Kantor Peternakan dibantu petugas dari Dinas Perhubungan Denpasar. Pihak Kantor Peternakan dipersenjatai dengan persediaan desinfektan berikut vaksin tamiflu.
Pemakaian vaksin tamiflu tahun ini kami targetkan sampai 120.000 dosis. Takaran satu dosis untuk dua ekor unggas. Hingga Agustus ini, sudah 50% unggas tervaksinasi, papar Dewa Ngurah.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5883 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2584 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2230 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan