Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Peternak Ayam Pesedahan Gelar Ritual Ngayu-Ayu
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Mencegah flu burung di Bali tak hanya dilakukan dengan tindakan penyemprotan atau vaksinasi. Peternak Ayam di Pesedahan Karangasem hari ini, Kamis (23/8), menggelar ritual Ngayu-Ayu untuk memohon keselamatan ayam ternak peliharaan mereka.
Menurut penjelasan Pemangku Gede I Nengah Sujati, permohonan perlindungan dan keselamatan terhadap Pekibeh jagat (wabah-red.), khususnya terkait adanya ancaman bencana virus flu burung yang tidak kelihatan atau kasat mata.
“Di desa Kami, dari dulu warga mempercayai jika terjadi kepancabaya (bencana-red.) wabah ataupun gering biasanya mapinunas tamba (minta obat-red.) di Pura Ayu Renini. Krama Subak Empelan di masa lalu jika ada bencana hama wereng juga minta obat penangkal di Pura setempat,“ terangnya
Ketua kelompok Drh. I Nengah Rusnawan mengaku sebelumnya juga sudah Melaksanakan persembahyangan bersama (Ngayu-ayu) seraya memohon tirta (air suci-red.) untuk dipercikkan ke kandang-kandang ternak warga.â€Kami percaya kuasa Tuhan adalah segalanya. Selain kita berusaha lewat tindakan nyata tidak ada salahnya kita memohon lewat persembahan dan bhakti, Kita juga yakini jika beliau menghendaki memusnahkan semua itu, dalam sekejap pun bisa habis,“ ujar Rusnawan.
Prosesi upacara Ngayu-Ngayu dilengkapi berbagai jenis sesajen seperti bebanten pejatian, daksina, dan ajuman serta canang sari.Ritual ini diakhiri dengan persembahyangan bersama. Tirta (air suci,red.) yang dimohonkan di pura setempat kemudian dipercikkan ke kandang maupun sekeliling pekarangan rumah.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3309 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 718 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman