Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Peternak Ayam Pesedahan Gelar Ritual Ngayu-Ayu

Kamis, 23 Agustus 2007, 19:04 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Mencegah flu burung di Bali tak hanya dilakukan dengan tindakan penyemprotan atau vaksinasi. Peternak Ayam di Pesedahan Karangasem hari ini, Kamis (23/8), menggelar ritual Ngayu-Ayu untuk memohon keselamatan ayam ternak peliharaan mereka.

Menurut penjelasan Pemangku Gede I Nengah Sujati, permohonan perlindungan dan keselamatan terhadap Pekibeh jagat (wabah-red.), khususnya terkait adanya ancaman bencana virus flu burung yang tidak kelihatan atau kasat mata.

“Di desa Kami, dari dulu warga mempercayai jika terjadi kepancabaya (bencana-red.) wabah ataupun gering biasanya mapinunas tamba (minta obat-red.) di Pura Ayu Renini. Krama Subak Empelan di masa lalu jika ada bencana hama wereng juga minta obat penangkal di Pura setempat,“ terangnya

Ketua kelompok Drh. I Nengah Rusnawan mengaku sebelumnya juga sudah Melaksanakan persembahyangan bersama (Ngayu-ayu) seraya memohon tirta (air suci-red.) untuk dipercikkan ke kandang-kandang ternak warga.”Kami percaya kuasa Tuhan adalah segalanya. Selain kita berusaha lewat tindakan nyata tidak ada salahnya kita memohon lewat persembahan dan bhakti, Kita juga yakini jika beliau menghendaki memusnahkan semua itu, dalam sekejap pun bisa habis,“ ujar Rusnawan.

 


Prosesi upacara Ngayu-Ngayu dilengkapi berbagai jenis sesajen seperti bebanten pejatian, daksina, dan ajuman serta canang sari.Ritual ini diakhiri dengan persembahyangan bersama. Tirta (air suci,red.) yang dimohonkan di pura setempat kemudian dipercikkan ke kandang maupun sekeliling pekarangan rumah. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami