Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 18 September 2026
Pengawasan Dinas PU diperketat
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kordinator Komisi C DPRD Jembrana, Nengah Nersen, yang ditemui beritabali mengaku prihatin akan kondisi ini. Hal tersebut diperburuk lagi karena dana pembangunan proyek berasal dari APBD Jembrana.“Ada saja yang kami temukan, terutama penggunaan besi.
Kalau penggunaan material seperti yang tercantum dalam bestek tidak dipenuhi, kualitasnya jelas tidak memadai. Perencanaan, termasuk penggunaan ukuran besi, itu kan sudah berdasar perhitungan kekuatan bangunan, jelasnya.
Menurut penilaiannya, sebagian besar proyek tidak memenuhi standarisasi yang ditetapkan. Sebut saja misalnya keadaan proyek GOR Melaya yang kondisinya memprihatinkan.
“Finishing proyek buruk. Ini dapat dilihat dari adanya ketidaktepatan antara ukuran daun pintu yang dipasang dengan kusen yang tersedia. Akibatnya, ini menimbulkan celah sebesar 1,5 centimeter sampai 2 centimeter. Mungkin disebabkan kadar air yang terkandung dalam bahan kayu yang digunakan masih tinggi,†ujarnya.
Untuk itu, Nersen menilai pengawasan oleh Dinas PU diperketat sehingga tidak menimbulkan ruang gerak bagi rekanan untuk bermain-main. Dengan cara ini diharapkan proyek di tahun 2007 berkualitas tinggi.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5579 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3499 Kali
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 2567 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2357 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan