Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 26 Juli 2026
Keluarga Tempuh Jalur Niskala
BERITABALI.COM, BULELENG.
Nasib Kadek Sarmanaya, nelayan asal Desa Anturan yang hilang saat mencari ikan di laut perairan Buleleng, masih belum jelas keberadaanya.
Upaya pencarian masih terus dilakukan Polisi Perairan dengan nelayan stempat. Bahkan, keluarga korban mengandalkan upaya pencarian korban lewat jalur niskala dengan meminta bantuan paranormal.
Putu Sumardana, sepupu korban mengungkapkan upaya pencarian dari pihak keluarga untuk sementara dihentikan dan keluarga korban berupaya menemukan melalui jalan niskala dengan mengahaturkan sasaji kepada penguasa laut Buleleng. " Dari pihak keluarga akan menempuh jalan niskala dan pencarian kita tunda dulu, " ungkap Sumardana.
Upaya secara niskala yang dilakukan keluarga korban juga dibenarkan kerabat keluarga, Komang Tri yang mengaku telah menanyakan kepada tiga orang paranormal, dimana korban masih berada di dasar laut.
" Tiga paranormal menyatakan, kakak saya masih ada didasar laut. Jalan satu-satunya kita lakukan upaya niskala untuk meminta kepada penguasa laut melepaskan kakak saya, dan segala banten kita upayakan, " papar Komang Tri.
Sebelumnya, Warga Desa Anturan dan sejumlah Desa di Pesisir Pantai Kawasan Lovina, akhir pekan lalu dikejutkan dengan hilangnya Kadek Sarmanaya, seorang nelayan asal Desa Anturan yang dilaporkan menghilang saat mengoncor atau mencari ikan di sebuah rumpon di tengah laut di Perairan Buleleng.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3856 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1909 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1628 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1516 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1502 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun