Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Belasan Ribu Pemudik Banjiri Pelabuhan Gilimanuk
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
H – 3 menjelang hari raya Lebaran, Pelabuhan Gilimanuk Bali dibanjiri belasan ribu penumpang yang akan mudik ke Pulau Jawa. Pemudik yang didominasi pengendara sepeda motor ini bahkan harus rela antri 2 jam lebih sebelum dapat naik ke kapal Ferry.
Antrian ribuan kendaraan roda dua (sepeda motor) di Pelabuhan Gilimanuk ini mulai terjadi sejak dinihari. Pada H min 3 ini antrean kendaraan roda dua mencapai satu kilometer lebih.
Di pintu pelabuhan, petugas kepolisian tampak memeriksa surat kendaraan bermotor para pemudik dengan ketat. Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya motor curian atau tanpa dokumen lengkap kabur ke luar Bali.
Karena jumlah motor yang akan masuk pelabuhan Gilimanuk melonjak tajam, pengendara sepeda motor harus rela antri hingga berjam-jam sebelum dapat masuk ke pelabuhan dan kemudian naik kapal ferry.
“Saya dan istri serta anak saya sudah antri di sini dari jam 6 pagi tadi. Nggak tau pak kapan nyebrangnya,†kata Dalil, salah seorang pemudik sepeda motor.
Berdasarkan data ASDP Gilimanuk, total jumlah penumpang yang menyeberang pada H min 3 mencapai 18 ribu lebih penumpang. Para pemudik yang menyeberang ini menggunakan 5873 kendaraan roda dua (motor) dan 3574 roda empat atau mobil.
Hingga hari ini total pemudik yang menyeberang lewat Gilimanuk mencapai 74.374 penumpang. Sementara total roda dua yang menyeberang mencapai 10.445 dan mobil 11.025.
Untuk melayani para penumpang mudik ini, pihak ASDP menyiapkan 23 kapal yang terdiri dari 15 kapal roro dan 7 LCT atau tongkang.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3341 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan