Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Ditinggal Mudik, Puluhan Rumah Terbakar
Tuban
BERITABALI.COM, BADUNG.
Puluhan rumah kontrakan dan toko kerajinan tangan di Kampung Bugis, Desa Tuban,
Kuta terbakar habis siang ini. Saat kejadian, sebagian besar penghuni rumah kontrakan ini tengah mudik ke kampung halaman masing-masing.
Pasca kebakaran, puluhan mobil pemadam kebakaran dari Kabupaten Badung dan Denpasar berdatangan ke lokasi ini. Dibantu warga setempat, api baru dapat dipadamkan setelah 2 jam lebih.
Warga sekitar lokasi kebakaran kemudian memindahkan barang-barang yang masih bisa diselamatkan. Barang-barang yang masih ditinggal mudik pemiliknya ini kemudian dikumpulkan di rumah warga yang selamat dan di tanah lapang sekitar lokasi kebakaran.
Menurut saksi mata, kebakaran terjadi sekitar pukul 2 siang waktu setempat. Api diduga kuat berasal dari salah satu rumah kontrakan akibat arus pendek listrik.
“Waktu saya lihat api sudah besar mas. Kena angin kencang, api kemudian menjalar ke rumah kontrakan lainnya,†kata salah seorang saksi, Dewi.
Penyebab kebakaran ini masih diselidiki aparat kepolisian setempat. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil dalam peristiwa ini ditaksirsekitar ratusan juta rupiah. (ags)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3870 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1974 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1793 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1736 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1531 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun