Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Kepala Sekolah Jadi Sasaran Aksi Polisi Gadungan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beberapa Kepala Sekolah di Buleleng menjadi sasaran aksi penipuan seseorang yang mengaku sebagai ajudan Kapolres Buleleng, yakni dengan meminta sejumlah uang yang ditransfer melalui ke sebuah rekening dengan dalih sebagai dana operasional jajaran kepolisian setempat.
Sejumlah Kepala Sekolah di Buleleng, Senin (29/10) siang menerima telpon dari orang yang mengaku bernama Gunawan, ajudan Kapolres Buleleng. Bahkan dengan nada yang meyakinkan, meminta bantuan kepada Kepala Sekolah untuk membantu operasional di Jajaran Polres Buleleng dengan mengirimkan uang sebesar lima juta rupiah dan ditransfer langsung ke sebuah rekening Bank di Singaraja.
Mengaku ajudan Kapolres Buleleng, dan katanya atas perintah bapak Kapolres untuk meminta uang untuk biaya operasional di jajaran Polres Buleleng sebesar lima juta rupiah,papar Kepala SMA Negeri 1 Singaraja, Nyoman Darta.
Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. Khaidar Latief saat dikonfirmasi terkait aksi pencatutan nama Kapolres Buleleng, menegaskan agar masyarakat selalu waspada dengan modus operandi yang dilakukan pelaku kejahatan. Bila menerima telpon mengatasnamakan pejabat di Jajaran Polres Buleleng dengan meminta imbalan berupa uang, lapor saja ke Polres, tegasnya.
Dari beberapa Kepala Sekolah di Buleleng yang dihubungi melalui telpon dengan mencatut nama Kapolres Buleleng itu diantaranya Kepala SMA Negeri 1 Singaraja, Nyoman Darta dan Kepala SMA Negeri 1 Seririt, Putu Widiarsa.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3299 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 774 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 711 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman