Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




15 Tarian Dikemas Dalam

Kamis, 1 November 2007, 22:08 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Ragam suguhan dalam Festival Kesenian Indonesia (FKI) yang digelar ISI Denpasar pada 21-25 November mendatang kian bertambah.

 

 

Selain demo proses pembuatan keris Jawa dan keris Bali, juga akan ditampilkan “Slow Motion Dance” yang mengemas 15 jenis tarian Bali, Jawa dan kontemporer.

Sekitar 15 tarian yang dikemas dengan bentuk slow motion telah disiapkan untuk tampil dalam FKI V pada 21-25 November 2007. Ke-15 tarian tersebut terdiri dari 7 tari Bali, 3 tari Jawa dan 5 tari kontemporer,ujar staf humas ISI Denpasar, Lia Susanti, Kamis (1/11).


Tari Bali yang ditampilkan yaitu Tari Jauk Manis, Topeng Arsa Wijaya, Baris Tunggal, Oleg Tambulilingan, Topeng Sidakarya, Legong Kraton Lasem dan Joged. Sementara tari Jawa yang akan dipentaskan yaitu Tari Golek, Jaipongan dan Jejer.

Sementara 3 tarian kontemporer masing-masing akan dibawakan solo oleh Sura (Dosen FSP ISI Denpasar), Ngurah Sudibya (Dosen FSP ISI Denpasar), dan Diah Kristin Natalia (Alumni ISI Denpasar). Sementara tari kontemporer kolaborasi dibawakan oleh Sura dan Ngurah Sudibya dengan judul Kalih. Para penari terdiri dari dosen, mahasiswa dan alumni ISI Denpasar.


Sesuai rencana, ke-15 tarian tersebut terlebih dahulu direkam dengan durasi sekitar 5 menit. Dari hasil ini akan diproses dan dikemas dalam bentuk slow motion, sehingga tarian tersebut akan tampil dengan sangat indah dan mendetail.
Gerakan tari yang diperlambat ini juga sangat tepat sebagai media pembelajaran. Sementara dalam FKI V nanti, tari slow motion akan ditayangkan melalui layar lebar. (ana)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami