Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Bangkitkan Jiwa Kepahlawanan Lewat "Drama"
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Salah satu peristiwa heroik yang menandai perjalanan rakyat Bali adalah Puputan Margarana.
Untuk membangkitkan jiwa kepahlawanan tersebut Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Tata Kota dan Bangunan bekerjasama dengan RPKD 91.45 FM pada hari Sabtu, 17 Nopember 2007 bertempat di panggung terbuka Arda Chandra Art Centre Denpasar akan menggelar Drama Gong Kolaborasi. Demikian dikatakan Sekda Kota Denpasar Drs. I Nyoman Aryana, M.Si saat ditemui diruang kerjanya Senen, ( 12/11 ).
Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Pahlawan dan Puputan Margarana yang jatuh pada 10 Nopember kemarin. Aryana lebih jauh mengatakan, ditengah dinamika dan kompleksitas permasalahan bangsa, semangat memperingati hari paling bersejarah bangsa Indonersia ini dirasakan semakin memudar.
Untuk membangkitkan jiwa kepahlawanan tersebut perlu upaya semua pihak untuk mengingatkan kembali arti penting akan perjuangan dan pengorbanan para pahlawan. Selain Puputan Margarana di bulan Nopember juga terjadi peristiwa bersejarah yaitu Sepuluh Nopember yang memaknai perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.
Aryana juga mengharapkan, melalui pementasan Drama Gong Kolaborasi ini diharapkan dapat lebih menggugah dan merangsang semangat dan minat masyarakat. Selain karena Bali memiliki keragaman budaya, seni budaya juga telah menjadi nafas kehidupan masyarakat Bali sehari-hari. Dengan didukung kurang lebih 15 seniman drama dan lawak diharapkan pementasan ini akan menyedot banyak penonton apalagi pementasan ini gratis.
“Kenapa dipilih Dramaâ€, lanjut Aryana karena drama merupakan sarana yang paling ampuh untuk menggelorakan semangat membangkitkan jiwa kepahlawanan. Adapun tema yang diambil dalam pagelaran nanti adalah “ Kepahlawanan Puputan Margarana “. Dalam pementasan Drama Gong Kolaborasi ini selain hal-hal yang bersifat kepahlawanan juga hal-hal lain bisa kita sosialisasikan disini.
Diantaranya adalah latar belakang penataan kawasan Gajah Mada yang lebih dikenal dengan pembangunan pedestrian dimana Gajah Mada sebagai pusat kota banyak memiliki nilai sejarah.
Hal lain juga penataan Lapangan Puputan Badung dimana tempat ini merupakan tempat bersejarah pada saat terjadinya perang Puputan dan merupakan satu-satunya hutan kota yang kita miliki serta program-program pembangunan lainnya yang perlu kita sosialisasikan melalui pementasan ini, pokoknya jangan lewatkan momen ini tambah Aryana bersemangat.
Wayan Adi Sudiawan, Spt selaku ketua panitia mengatakan, seniman drama dan lawak yang akan terlibat diantaranya adalah Cedil, Sanggar Dwi Mekar Singaraja, Perak, Dolar dll.
Pementasan drama ini selain bertujuan untuk mmbangkitkan jiwa kepahlawan dikalangan masyarakat khususnya generasi muda juga upaya pelestarian seni khususnya seni drama dan lawak. Dan langkah ini juga untuk mendukung Denpasar sebagai Kota yang berwawasan budaya demikian Sudiawan menutup pembicaraannya. (ags)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3886 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2842 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2042 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1992 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun