Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Sayat Leher, Bule Jerman Gagal Bunuh Diri
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Peristiwa percobaan bunuh diri, berhasil digagalkan. Korbannya adalah Bernand Munclean (35) warga Jerman, beralamat di Jalan Dewi Bungalow Candi Dasa Karangasem. Korban mencoba menyayat lehernya sendiri dengan silet tanpa motif yang jelas.
Informasi yang dihimpun beritabali.com di RSUP Sanglah, sebelum korban ditemukan tergeletak di kamarnya dengan leher bersimbah darah beserta barang bukti berupa dua silet dan satu buah gunting, korban terlihat segar bugar. Bahkan, korban sempat membantu petugas tukang kebun Dewi Bungalow untuk membersihkan halaman bungalow.
Usai membersihkan halaman bungalow, selanjutnya korban pamitan untuk kembali ke kamarnya. Anehnya, seharian korban tidak keluar kamar dan membuat curiga karyawan.
Menurut Nengah Sudiarta, karyawan yang ikut menghantar korban ke RSUP Sanglah, Selasa (27/11) kemarin mengatakan, dia curiga korban tidak keluar kamar semenjak membersihkan halaman. Lantas dia mengintip kamar korban lewat pintu ventilasi. Saksi kaget melihat korban tergeletak bersimbah darah di atas tempat tidur.
Saksi mencoba menerobos kamar dan menyaksikan darah sudah mengering. Luka korban terletak dibagian leher dan tangan kiri. Ada dugaan sebelum menyayat lehernya, korban lebih dulu menyayat tangannya. Korban yang sebelumnya dirawat di RSUP Karangasem, kini dirawat di RSUP Sanglah.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2606 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2262 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan