Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Guncang Barat Daya Buleleng
BERITABALI.COM, BULELENG.
Wilayah Kabupaten Buleleng di bagian Barat Daya Kota Singaraja, Kamis (29/11) pagi hingga sore dilanda gempa susulan dalam skala kecil, namun masih bisa dirasakan sejumlah warganya.
Petugas BMG Denpasar Ardi mengungkapkan, puluhan gempa susulan yang tercatat di BMG tersebut merupakan imbas guncangan gempa bumi Rabu (29/11) malam yang berkekuatan 4,1 Skala Richter dengan pusat gempa bumi berada di arah Barat Daya Kabupaten Buleleng sekitar 25 kilometer dari Kota Singaraja.
“Gempa susulan terjadi di barat daya Kota Singaraja akibat retakan pada lempengan bumi di kedalaman 15 kilometer dan bersifat lokal sehingga tidak menimbulkan kerusakan,” paparnya melalui telpon.
Camat Busungbiu, Ketut Asta Semadi menyatakan, belum menerima laporan adanya korban jiwa maupun kerusakan akibat gempa bumi yang terjadi di kawasan Busungbiu tersebut, namun demikian masyarakat diharapkan tetap waspada.
“Belum ada laporan yang kita terima, memang gempa itu kita rasakan,” paparnya.
Sementara gempa yang menguncang Rabu malam dengan kekuatan 4,1 Skala Richter juga dirasakan di Kecamatan Gerokgak hingga Celukan Bawang, wilayah Kecamatan Banjar dan Kota Singaraja. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2450 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1937 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1794 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun