Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Ribuan Relawan Sipil Apel Siaga Pengamanan KTT Iklim
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dukungan terhadap keamananan pelaksanaan KTT perubahan iklim di nusa dua Bali tak hanya datang dari aparat keamanan negara, pagi ini (2/12) ribuan sukarelawan sipil menggelar apel siaga di denpasar untuk mendukung kelancaran KTT perubahan iklim.
Apel siaga seribu lebih sukarelawan sipil yang tergabung dalam pembela kesatuan tanah air ini di gelar di lapangan perjuangan rakyat Bali Renon Denpasar. Sukarelawan yang ikut dalam apel siaga ini merupakan warga sipil yang datang dari beberapa kabupaten di Bali mulai Badung, Tabanan, Singaraja, Denpasar, karangasem dan kabupaten lain di bali.
Baca juga:
NTB Jadi Pusat Data Iklim Terbesar di ASEAN
Selama KTT perubahan iklim dari tanggal 3 hinga 14 desember nanti, para sukarelawan ini akan membantu aparat keamanan baik TNI maupun polri untuk menjaga keamanan KTT perubahan iklim. Para sukarelawan ini akan menjaga keamanan KTT di posisi ring tiga.
“ribuan sukarelawan ini akan disebar di 7 titik mulai nusa dua, sanur, kuta hingga tanah lot di Tabanan.
Selain menjaga keamanan, para sukarelawan ini nantinya juga bertugas melaporkan jika ada hal-hal yang mencurigakan sehingga dapat menganggu jalannya KTT,†kata Gde Suyatarta, Ketua Pembela Kesatuan Tanah Air Bali.
usai mengkuti apel siaga para sukarelawan ini mulai melaksanakan tugasnya dengan menempati pos masing-masing. (ags)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3859 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1933 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1690 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1528 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1517 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun