Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Mayat Bakal Dikubur, Buluk Babi Jadi Padang Kencana
Pengosekan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Setelah genap empat hari terkatung–katung, akhirnya permasalahan yang menimpa Ni Wayan Bege (80) tuntas, wanita ini bakal dikubur pada hari Senin esok (10/12).
Hal ini terungkap ketika jajaran pemerintah Kabupaten Gianyar yang diwakili oleh Kesbanglinmas Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Gaga Saputra, pengamat adat, P. Windia beserta jajaran terkait lainnya maupun dari kedua belah pihak prajuru yakni Desa Pekraman Padangtegal dan Desa Pekraman Pengosekan mengadakan pertemuan ulang, Sabtu (7/12) hingga pukul 23.00 Wita.
Dari pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat menerima keputusan bisa mengubur Ni Wayan Bege, namun mereka menandatangi kesepakatan yang disaksikan oleh Bupati Agung Bharata.
Adapun kesepakatan tersebut diantaranya warga Buluk Babi tersebut bisa membuat tempekan (bagian dari banjar/dusun) di wilayah Pengosekan, cuman namanya tidak Buluk Babi, tetapi Padang Kencana.
Bukan itu saja, warga Buluk Babi tetap menjadi anggota Banjar Dinas di Pengosekan Kelod, Mas, Ubud, hal ini berarti nama Banjar untuk warga tersebut adalah Tempekan Padang Kencana, Desa Pekraman, Padangtegal, Ubud di wilayah Pengosekan, Mas, Ubud.
“Kami telah sepakati hal tersebut diatas, dan mayat bisa dikubur melewati Pengosekan,“ kata Bendesa Pengosekan, Dewa Mantera Minggu (9/12). (art)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5903 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan