Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Mayat Bakal Dikubur, Buluk Babi Jadi Padang Kencana
Pengosekan
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Setelah genap empat hari terkatung–katung, akhirnya permasalahan yang menimpa Ni Wayan Bege (80) tuntas, wanita ini bakal dikubur pada hari Senin esok (10/12).
Hal ini terungkap ketika jajaran pemerintah Kabupaten Gianyar yang diwakili oleh Kesbanglinmas Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Gaga Saputra, pengamat adat, P. Windia beserta jajaran terkait lainnya maupun dari kedua belah pihak prajuru yakni Desa Pekraman Padangtegal dan Desa Pekraman Pengosekan mengadakan pertemuan ulang, Sabtu (7/12) hingga pukul 23.00 Wita.
Dari pertemuan ini, kedua belah pihak sepakat menerima keputusan bisa mengubur Ni Wayan Bege, namun mereka menandatangi kesepakatan yang disaksikan oleh Bupati Agung Bharata.
Adapun kesepakatan tersebut diantaranya warga Buluk Babi tersebut bisa membuat tempekan (bagian dari banjar/dusun) di wilayah Pengosekan, cuman namanya tidak Buluk Babi, tetapi Padang Kencana.
Bukan itu saja, warga Buluk Babi tetap menjadi anggota Banjar Dinas di Pengosekan Kelod, Mas, Ubud, hal ini berarti nama Banjar untuk warga tersebut adalah Tempekan Padang Kencana, Desa Pekraman, Padangtegal, Ubud di wilayah Pengosekan, Mas, Ubud.
“Kami telah sepakati hal tersebut diatas, dan mayat bisa dikubur melewati Pengosekan,“ kata Bendesa Pengosekan, Dewa Mantera Minggu (9/12). (art)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2310 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2010 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1930 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1788 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun