Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Seorang Nelayan di Pengastulan Dilaporkan Hilang
Seririt
BERITABALI.COM, BULELENG.
Seorang nelayan yang bernama Komang Agung (36) warga asal Banjar Sari, Desa Pengastulan, Kecamatan Seririt dilaporkan hilang akibat terseret arus laut oleh warga desa setempat, Kamis (27/12).
Mengingat korban melaut hanya dengan menggunakan sampan, lokasi hilangnya korban diperkirakan sekitar radius 1 kilo dari bibir pantai Pangastulan.
Dari penuturan kerabat korban, Komang Agung berangkat dari rumahnya pada jam 3 pagi untuk mencari ikan di laut dan belum kembali sampai sekarang.
Mengetahui salah satu warganya hilang dan dikabarkan belum kembali dari melaut, oleh Kepala Dusun Banjar Sari, Nyoman Suarjana (43) akhirnya memutuskan untuk melaporkan kejadian tersebut ke Kapolsek Seririt sekitar jam 18.00 Wita.
Minindaklanjuti laporan tersebut, hingga malam ini polisi masih terus melakukan pencarian Komang Agung, berkoordinasi dengan petugas Pol Air dan melibatkan sejumlah nelayan dari desa setempat.
Ketika dimintai keterangan terkait kasus orang hilang tersebut, Kapolsek Serrit, AKP Made Sanjaya yang memimpin langsung pencarian, mengaku masih memfokuskan pencarian dengan melakukan penyisiran di sejumlah pantai di area titik hilangnya korban.
“Dengan melakukan koordinasi dengan petugas Pol Air dan melibatkan warga setempat, hingga malam ini kami masih melakukan penyisiran di pantai Seririt hingga ke pantai Lovina dan Gerokgak terkait hilangnya nelayan Komang Agung,†ujarnya singkat. (sas)
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan