Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Tertipu Undian Berhadiah, Rugi Setengah Juta
Tukadmungga
BERITABALI.COM, BULELENG.
Tersadar telah tertipu oleh oknum yang mengaku karyawan XL Telkomindo, Ketut Agus Mawa, warga Dusun Darmakerti, Desa Tukadmungga, Kecamatan Buleleng, Jumat (28/12) akhirnya melapor ke Polres Buleleng.
“ modusnya seperti biasa, korban dihubungi melalui hp dan dikatakan memenangkan hadiah undian dari xl telkomindo sebesar 15 juta, karena tergiur korban menuruti petunjuk yang diberikan pelaku, “ ungkap Perwira Humas Polres Buleleng, Kompol. Khaidar Latief.
Ketut Agus Mawa saat diperiksa penyidik di Sat Reskrim Polres Buleleng mengaku menerima telpon dari Haji Indra Kusuma, petugas langsung XL Telkomindo dan mengkonfirmasikan korban telah memenangkan hadiah 15 juta.
“saya disuruh mencari counter dan mengirim pulsa ke hp pak haji itu dengan nomor 08194422066, saya turuti saja sampai 20 kali memberikan vouncer, namun hadiah tidak saya terima,
sehingga saya sadar dan lapor ke polisi,†ungkapnya disela-sela memberikan keterangan di Mapolres Buleleng.
Dari aksi penipuan dengan pelaku Haji Indra Kusuma, korban Ketut Agus Mawa mengalami kerugian 511 ribu rupiah dan nampaknya kasus penipuan itu tidak akan terungkap karena pelaku tidak diketahui keberadaannya, (sas)
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2942 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2015 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun