Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 12 Juni 2026
Lintasan Sanghyang Ambu Rentan Longsor
Bugbug
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Musim hujan ditambah angin kencang yang mengoyak Karangasem memasuki awal tahun ini mulai menimbulkan persoalan terutama adanya ancaman longsor di sejumlah kawasan.Yang paling berpotensi longsor adalah di jalur Sanghyang Ambu, Desa Bugbug, Karangasem. Terlihat, luberan tanah berbatu sejak hujan deras mengguyur kawasan ini pada akhir tahun masih mengganggu kelancaran lalu lintas.
Meski petugas dari DLKHP maupun PU nampak mulai membersihkan sisa-sisa gundukan tanah berbatu di sejumlah ruas jalan itu namun kekhawatiran longsor susulan juga tetap menghantui bagi para pengguna jalan, terutama disaat hujan deras kembali mengguyur.
Beberapa batu dan akar-akar pohon persis dipinggir jalan beberapa terlihat terbongkah dan terangkat. Wayan Badra salah seorang warga setempat menyayangkan kurang diantisipasinya ancaman tebing jebol di lintasan Sanghyang Ambu itu oleh Pemkab setempat.
”Dari tahun ketahun sepanjang musim hujan kawasan Sanghyang Ambu rawan akan musibah longsor dan pohon tumbang. Semestinya pemerintah membuatkan senderan dan rutin melakukan penebangan sebagai langkah antisipasi.Pada tahun baru kemarin kondisi medan disini cukup parah, tanah dan bebatuan tumpah ke ruang jalan, belum lagi sejumlah pohon yang ikut tumbang,“ ujarnya saat ditemui dilokasi, Kamis (3/1).
Selain di lintasan Sanghyang Ambu, bangunan senderan memasuki wilayah Desa Bugbug juga terlihat jebol akibat tidak bisa menampung rembesan air sawah diatasnya. Aliran air dari jebolan itu kini juga telah menggenangi ruas jalan yang baru beberapa bulan diperbaiki.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli