Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Korban Penebasan Preman Diaben
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Salah seorang korban penebasan preman di Deejay Café hari ini diaben. Korban, I Wayan Suparta alias Kayun diaben dari rumah duka di Banjar Gerenceng, Jalan Sutomo Denpasar, ke Setra Badung, Jalan Imam Bonjol Denpasar.
Wartawan yang meliput pengiringan jasad I Wayan Suparta alias Kayun tidak diperbolehkan masuk. Sejumlah pemuda berbadan tegap meminta awal media untuk tidak lagi mengekspos kematian Kayun.
“Tolong dimengerti. Sudahlah, sudah cukup. Kita tidak ingin ada masalah lagi,” ujar seorang pemuda dilokasi rumah duka.
Dibagian lain, informasi yang dihimpun di Poltabes Denpasar, satu dari empat tersangka yang terlibat pembunuhan Kayun dan I Ketut Mustiada alias Budi, tidak lagi menghuni tahanan Poltabes. Tapi mendekam di tahanan Brimob Tohpati.
Kasat Brimob, AKBP Agus Dwi Sasono yang dihubungi, membenarkan ada satu tersangka yang ditahan di Brimob. Namun nama tersangka enggan dibeberkannya.
“Ada yang ditahan di Brimob. Saya tidak hapal namanya tapi postur tubuhnya kecil dan pendek,” jelasnya kepada wartawan via telpon.
Mengingat postur tubuh yang dijelaskan AKBP Agus, sangat mirip dengan tersangka Men yang ditangkap di Jalan Raya Sesetan Denpasar, sehari pasca Deejay Café berdarah.
Alasan pemindahan tahanan tersangka Men, menurut AKBP Agus, agar para tersangka tidak bicara satu sama lain dan tidak saling intervensi.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5908 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan