Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Korban Penebasan Preman Diaben
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Salah seorang korban penebasan preman di Deejay Café hari ini diaben. Korban, I Wayan Suparta alias Kayun diaben dari rumah duka di Banjar Gerenceng, Jalan Sutomo Denpasar, ke Setra Badung, Jalan Imam Bonjol Denpasar.
Wartawan yang meliput pengiringan jasad I Wayan Suparta alias Kayun tidak diperbolehkan masuk. Sejumlah pemuda berbadan tegap meminta awal media untuk tidak lagi mengekspos kematian Kayun.
“Tolong dimengerti. Sudahlah, sudah cukup. Kita tidak ingin ada masalah lagi,” ujar seorang pemuda dilokasi rumah duka.
Dibagian lain, informasi yang dihimpun di Poltabes Denpasar, satu dari empat tersangka yang terlibat pembunuhan Kayun dan I Ketut Mustiada alias Budi, tidak lagi menghuni tahanan Poltabes. Tapi mendekam di tahanan Brimob Tohpati.
Kasat Brimob, AKBP Agus Dwi Sasono yang dihubungi, membenarkan ada satu tersangka yang ditahan di Brimob. Namun nama tersangka enggan dibeberkannya.
“Ada yang ditahan di Brimob. Saya tidak hapal namanya tapi postur tubuhnya kecil dan pendek,” jelasnya kepada wartawan via telpon.
Mengingat postur tubuh yang dijelaskan AKBP Agus, sangat mirip dengan tersangka Men yang ditangkap di Jalan Raya Sesetan Denpasar, sehari pasca Deejay Café berdarah.
Alasan pemindahan tahanan tersangka Men, menurut AKBP Agus, agar para tersangka tidak bicara satu sama lain dan tidak saling intervensi.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2033 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1983 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun