Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Nelayan Memerlukan Terobosan Teknologi
BERITABALI.COM, BULELENG.
Potensi perikanan di Kabupaten Buleleng belum digarap secara maksimal, terbukti hasil tangkapan para nelayan di bali Utara itu masih diolah secara sederhana sehingga peningkatan kesejahteraan nelayan masih rendah, untuk itu diperlukan Tekhnologi Pengolahan bagi para nelayan untuk memberikan hasil yang maksimal.
"kita masih harus melakukan pembinaan terhadap para nelayan untuk mampu memanfaatkan tekhnologi didalam mengolah hasil tangkapnnya untuk mampu memberikan kesejahteraan," ungkap Kepala Bidang Pengolahan Hasil, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng, Nyoman Sutrisna, Minggu (6/1) saat memantau Pasar Ikan di Anturan.
Berdasarkan catatan pada Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng menyebutkan, jumlah hasil tangkapan nelayan dengan rata rata limabelas hingga duapuluh ton perhari belum diolah secara maksimal.
"para nelayan saat ini hanya dapat mengolah ikan menjadi pindang, ikan asin, abon dan bakso. Itupun hanya dilakukan oleh para nelayan di Desa Pengastulan, Temukus, Sangsit, dan Pacung," papar Sutrisna.
Untuk membuat terobosan pengolahan hasil perikanan dengan tekhnologi, sejumlah kelompok nelayan yang didukung Dinas Perikanan dan Kelautan Buleleng telah melakukan koordinasi ke Dirjen Kelautan RI dengan membuat berbagai kegiatan melalui pelatihan dan pemberdayaan masyarakat nelayan dalam pengunaan tekhnologi pengolahan ikan.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan