Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Nelayan Memerlukan Terobosan Teknologi
BERITABALI.COM, BULELENG.
Potensi perikanan di Kabupaten Buleleng belum digarap secara maksimal, terbukti hasil tangkapan para nelayan di bali Utara itu masih diolah secara sederhana sehingga peningkatan kesejahteraan nelayan masih rendah, untuk itu diperlukan Tekhnologi Pengolahan bagi para nelayan untuk memberikan hasil yang maksimal.
"kita masih harus melakukan pembinaan terhadap para nelayan untuk mampu memanfaatkan tekhnologi didalam mengolah hasil tangkapnnya untuk mampu memberikan kesejahteraan," ungkap Kepala Bidang Pengolahan Hasil, Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng, Nyoman Sutrisna, Minggu (6/1) saat memantau Pasar Ikan di Anturan.
Berdasarkan catatan pada Dinas Perikanan dan Kelautan Kabupaten Buleleng menyebutkan, jumlah hasil tangkapan nelayan dengan rata rata limabelas hingga duapuluh ton perhari belum diolah secara maksimal.
"para nelayan saat ini hanya dapat mengolah ikan menjadi pindang, ikan asin, abon dan bakso. Itupun hanya dilakukan oleh para nelayan di Desa Pengastulan, Temukus, Sangsit, dan Pacung," papar Sutrisna.
Untuk membuat terobosan pengolahan hasil perikanan dengan tekhnologi, sejumlah kelompok nelayan yang didukung Dinas Perikanan dan Kelautan Buleleng telah melakukan koordinasi ke Dirjen Kelautan RI dengan membuat berbagai kegiatan melalui pelatihan dan pemberdayaan masyarakat nelayan dalam pengunaan tekhnologi pengolahan ikan.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan