Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Sebagian Libur, Sebagian Aktif Belajar
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Cuti bersama yang jatuh pada Jumat (11/1) ini, ternyata berbuntut pada dunia pendidikan di Kota Denpasar. Malahan, kebijakan yang diambil pada cuti bersama ini, tergolong tidak kompak. Pasalnya, sejumlah SD (Sekolah Dasar) yang ada di Kota Denpasar, ada yang tetap menjalankan hari efektif belajar, dan ada yang meliburkan siswanya.
Dari pantauan Beritabali.com, sekolah-sekolah yang ada di Dauh Puri, Denpasar, tetap menyekolahkan siswanya. Di SD N 14 dan SD N 19 Dauh Puri, siswa-siswa tetap bersekolah seperti biasa.
Sementara, di Kecamatan Denpasar Selatan, sekolah-sekolah dasar justru meliburkan siswanya. seperti di SD N 8 Kesiman dan SD N 2 Sanur. Suasana di kedua sekolah ini, justru sepi karena sekolah ini meliburkan siswanya.
Salah seorang kepala sekolah yang enggan menyebutkan namanya mengaku, kebijakan menyekolahkan dan meliburkan ini merupakan keputusan dari cabang Dinas Pendidikan Kota Denpasar.
“Saya tidak tahu pasti kebijakan di masing-masing cabang dinas seperti apa. Yang jelas, kebijakan untuk meliburkan dan menyekolahkan siswanya, tergantung dari masing-masing cabang dinas. Makanya, ada sekolah yang libur, dan ada yang tetap belajar,” ujarnya. (psk)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2748 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2025 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1962 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1799 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun