Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Relakan Soeharto Agar Diadili di Akherat
Singaraja
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beragam komentar terlontar dari masyarakat Bali terkait kondisi kesehatan Mantan Presiden Soeharto. Tak mau kalah, kali ini masyarakat Kabupaten Buleleng yang terdiri dari berbagai kalangan ikut berkomentar. Ada yang menghujat, ada pula yang merasa prihatin dengan penderitaan yang tengah dialami penguasa Orde Baru itu.
Menurut aktivis perempuan Buleleng yang juga seorang PNS di Lingkungan Pemkab Buleleng, Made Cantiari mengaku, berkat Soeharto rakyat bisa menikmati keamanan dan kenyamanan serta fasilitas bea siswa.
“Semoga lekas sembuh Pak. Jasa Bapak terhadap bangsa dan negara sangat besar, salah satunya adalah memberikan bea siswa Supersemar di perguruan tinggi,” paparnya.Lain lagi dengan Kadek Kariana, warga Kelurahan Banjar Jawa melihat ada sebuah dilema di mata masyarakat terhadap figur Mantan Presiden Soeharto.
“Ya, Pak Harto juga manusia, disanjung keluarga dan kroninya, dihujat dan dicaci maki oleh orang-orang yang nerasa pernah disakitinya,“ ujarnya singkat.
Tidak jauh berbeda dari komentar warga Buleleng lainnya, seniman dan juga Dosen di Undiksha Singaraja, Gede Artawan berharap agar Pak Harto bisa sembuh untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya di masa lalu.“Sebagai manusia, Soeharto saya doakan agar cepat sembuh, sebagai perampok aset bangsa, soeharto harus segera diadili,“ ungkapnya.
Pernyataan sinis atas kondisi Soeharto di RSPP Jakarta dilontarkan dua pentolan aktivis dari LSM Gema Nusantara, Antonius Sanjaya Kiabeni dan LSM Warga Besar Buleleng, WBB, Dasa Sarya. Mereka menilai jalan satu-satunya menuntaskan kasus hukum adalah melalui kematian Pak Harto.
“Daripada terlalu lama menahan penderitaan dan terus dihujat, relakan sajalah Pah Harto dipanggil yang Kuasa untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya di dunia ini. Sebab, di dunia ini tidak ada yang mampu mengadilinya,“ ujar Antonius Kiabeni dan Dasa Sarya. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan