Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Onik Tidak Akan Nyoblos
Gianyar
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Pemilihan Kepala Daerah Langsung (Pilkada) Kabupaten Gianyar, akan dihelat esok hari. Namun, pesta demokrasi akbar ini masih menyisakan sejumlah masalah. Setelah sebelumnya salah seorang warga kedapatan melakukan politik uang (money politic), kini salah seorang warga Jembrana memiliki kartu pemilih pada Pilkada Gianyar.
Salah seorang warga Kabupaten Jembrana, Ni Komang Onik Putriani, mendapat kartu pemilih dalam Pilkada Gianyar. Onik mendapat panggilan untuk mencoblos di TPS X, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud.
Ketika dikonfirmasi Minggu (13/1) siang, Onik yang juga mahasiswa Fakultas Ekonomi, Universitas Udayana ini mengaku sebelumnya memang pernah berdomisili di Desa Peliatan. Namun sejak 2 tahun yang lalu, ia berpindah domisili ke Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.
Lebih lanjut Onik mengatakan, ia tidak akan menggunakan hak pilihnya, karena besok ia akan menghadapi ujian di kampusnya. “Saya besok ada ujian di kampus, jadi tidak bisa memilih. Lagi pula tidak etis kalau orang yang bukan warga Gianyar ikut mencoblos,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar, I Gede Putra Panca Wibawa meminta masyarakat yang semestinya tidak mempunyai hak pilih, agar segera mengembalikan kartu pemilihnya ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) terdekat. (psk)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7748 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5629 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan