Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Pernak-Pernik Tikus Mulai Diserbu Warga
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hari raya Tahun Baru Imlek yang jatuh pada tanggal 7 Februari mendatang, membuat sejumlah swalayan yang ada di seputaran Denpasar mulai marak menjual pernak-pernik berbau Imlek. Hiasan Imlek berbentuk hewan tikus pun kini mulai diserbu warga.
Salah satu swalayan yang ada di seputaran Jalan Dr. Sutomo, Denpasar misalnya. Untuk menyambut Tahun Tikus yang jatuh pada tanggal 7 Februari nanti, swalayan ini terlihat menjual berbagai pernak-pernik berbau tikus, mulai dari gantungan kunci, celengan, boneka, dan hiasan-hiasan lain yang berbentuk tikus.
Agus Putra, salah satu pegawai di swalayan tersebut mengatakan, pernak-pernik ini dijual dengan harga Rp. 5.000 sampai ratusan ribu Rupiah. Menurutnya, pada Tahun Baru Imlek ini, swalayannya memang sengaja memajang pernak-pernik berbentuk hewan tikus, karena Tahun Baru Imlek ini merupakan Tahun Tikus.
“Nanti kan Tahun Tikus, makanya kita jual pernaik-pernik yang berbentuk tikus,” ujarnya.Sementara itu, Herawati salah satu warga Tionghoa Denpasar mengaku dirinya mulai sibuk mempersiapkan Imlek tahun ini.“Ini cuman rutinitas biasa setiap tahun. Mulai hari ini saya juga mulai sibuk berburu pernak-pernik Imlek, supaya rumah terlihat lebih meriah,” ujarnya. (psk)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1977 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun