Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Perahu dan Jaring Nelayan Rusak Berat
Tejakula
BERITABALI.COM, BULELENG.
Selain menghantam wilayah pesisir pantai Desa Bungkulan di Kecamatan Sawan, hempasan ombak setinggi 4-5 meter itu juga menghantam wilayah Dusun Alas Sari Desa Pacung Kecamatan Tejakula, hingga mengakibatkan sejumlah perahu dan jaring nelayan serta peralatan lainnya rusak berat.
“Gelombang datang dengan tiba-tiba, kira-kira setinggi 4-5 meter dan langsung menghempaskan peralatan di dalam perahu, sehingga perahu dan beberapa jaring mengalami kerusakan,“ ungkap Gede Wijaya,(35) nelayan setempat, Selasa (12/2).Walaupun tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang dialami nelayan cukup besar akibat gelombang pasang pantai Bali Utara.
”Semua peralatan menangkap ikan milik nelayan rusak dihempaskan oleh gelombang laut, termasuk perahu,” ujar Wayan Pasek,(45) sembari melihat kerusakan pada perahu milik Kelompok Nelayan Samudra Jaya.Selain Gede Wijaya dan Wayan Pasek, bencana gelombang pasang itu juga mengakibatkan kerugian pada sejumlah nelayan lainnnya, seperti Gede Dastra, (37), Nyoman Sutaya, (30) dan Gede Asih, (45).
”Rata-rata kerusakan akibat adanya gelombang ini, ya seperti ini, jaring rusak, perahu rusak dan peralatan menangkap ikan sebagian hilang,” papar para nelayan di Desa Pacung.Dari pantauan di Pesisir Pantai Bali Utara, sepanjang Kota Singaraja menuju Tejakula, hingga Selasa sore, terjangan ombak masih terlihat ganas mencapai kletinggian 3-4 meter. Bahkan, di sejumlah titik sepanjang lokasi itu nampak terkena gerusan air laut. (sas)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli