Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Malaysia Dinilai Bersikap Kurang Ajar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tindakan negara tetangga Malaysia yang merekrut beberapa Warga Negara Indonesia (WNI) sebagai Askar Wataniah atau penjaga perbatasan, disayangkan oleh berbagai kalangan.
Tindakan merekrut WNI sebagai tentara cadangan Malaysia ini bahkan dinilai sebagai suatu sikap yang cenderung kurang ajar.
Penilaian ini diantaranya datang dari salah seorang tokoh pemuda yang juga Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bali, Putu Iwan Karna. Menurut pria asal Padangbai Karangasem ini, tindakan Malaysia yang merekrut WNI sebagai Askar Wataniah perlu ditanyakan maksud dan tujuannya.
“Malaysia itu aneh, maksudnya apa. WNI yang haus pekerjaan, lapar, malah didoktrin dengan hal-hal yang mengerikan. Apa Malaysia kurang orang untuk itu (menjadi anggota Askar Wataniah, red),” kata Iwan, Kamis (14/2).Terkait hal ini, kata Iwan, Pemerintah Indonesia harus segera mengambil inisiatif untuk segera menanyakan hal ini kepada Pemerintah Malaysia.
“Jika Malaysia tetap seperti dulu, tidak menggubris reaksi yang muncul di Indonesia, maka akan kembali muncul aksi demo protes di seluruh Indonesia. Malaysia sebaiknya jangan memancing untuk memperkeruh hubungan bilateral kedua negara. Kita capek dipancing-pancing terus,” ujar Iwan.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun