Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Daftar Tunggu Telepon Kabel Capai 40.000
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Meski era telepon nirkabel (CDMA) sudah semakin ngetrend belakangan ini, namun peminat telepon tetap atau kabel (fixed phone) masih tetap tinggi, yakni hingga akhir tahun lalu tercatat 40 ribu masuk dalam daftar tunggu.
Terkait akan kondisi tersebut, Telkom Bali menargetkan pembangunan 34 ribu SST tahun ini tersebar di wilayah Bali. Saat ini, jumlah pelanggan telepon tetap/kabel mencapai 220 ribu.
”Karena keterbatasan sambungan telepon kabel itulah, Kami menawarkan jenis CDMA yang tanpa kabel,” ujar Kandatel Secretary Telkom Bali, Ketut Purwa, di Denpasar, Minggu (17/2).
Untuk mendukung program telepon jenis nirkabel (CDMA), kini pihaknya merencanakan pembangunan 70 BTS lagi di seluruh Bali, termasuk 32 BTS yang tertunda realisasinya tahun lalu. Sehingga, tahun ini kalau semua terealisasi, maka jumlah BTS akan menjadi 121 BTS, karena saat ini sudah ada 51 BTS.
Dalam beberapa hal, pengguna telepon CDMA lebih diuntungkan karena tarifnya lebih murah dibandingkan telepon kabel. Apalagi, dalam beberapa pekan terakhir, CDMA tidak lagi menerapkan daerah Bali ke dalam beberapa kode wilayah, tapi satu kode, sehingga hitungannya semua masuk dalam katagori lokal, yakni ada yang memasang tarif Rp 49/menit.
Reporter: bbn/sss
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4638 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2602 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2258 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan