Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Astuti Diduga Diracun
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kematian Fajar Astuti yang ditemukan tewas dua hari lalu (19/2), di Hotel Griya Anyar Jalan Kargo permai diduga tewas karena diracun. Korban diduga mengalami pendarahan jantung, hati dan perut.
Kapolsek Denbar AKP IB Mantra yang dihubungi terpisah mengatakan, belum menemukan indikasi seperti itu.
Penyelidikan masih berjalan dan sejumlah saksi sudah diperiksa. Sementara ini, jelas Kapolsek, aparat kepolisian belum menerima hasil otopsi. “Otopsi belum kita terima. Penyebab kematiannya belum diketahui,” paparnya.
Menyangkut pria misterius yang disebut-sebut pacar korban, belum diketahui keberadaannya. Petugas kini masih mendalami siapa orang terdekat korban selain suaminya. “Masih lidik, saksi sudah diperiksa. Sekarang penyelidikan mengarah ke pria yang dikatakan pacar korban,” ucap mantan Kapolsek Kuta Utara ini.
Tewasnya Fajar Astuti di Hotel Griya Taman Sari kamar C30 Jalan Pondok Indah Kargo Denpasar, sangat misterius. Tidak ada luka yang serius dibagian luar tubuh wanita asal Dauh Pala Dauh Pekan Tabanan ini Kematiannya, seperti telah direncanakan. Menurut sumber, Astuti tewas karena diracun. “Dibagian jantung hati dan perut ada pendarahan,” beber sumber.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan