Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pembunuh Fajar Astuti Sikat Rp 100 Juta
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ngurah Agung Kusnadi (35) pelaku pembunuhan terhadap Fajar Astuti (31), akhirnya mengaku telah menyikat uang korban sebesar Rp 100 juta. Uang itu dipakai pelaku untuk membeli sebuah mobil dan sejumlah perhiasan emas. Sisanya Rp 39 juta disita polisi
Hilangnya uang korban sebesar Rp 100 juta, terungkap setelah penyidik mendesak keterangan tersangka. Pemuda asal Tabanan ini mengakui, usai membunuh korban dengan jalan totok darah, pelaku menyikat uang Rp 100 juta milik korban.
“Awalnya dia tidak ngaku. Tadi sore baru mengakui,” beber Kapolsek Denbar AKP IB Mantra. Dijelaskan Kapolsek, usai membunuh, tersangka menyikat uang korban di dalam tas. Dia mengunci pintu dari luar kamar dan membiarkan anak korban berusia 8 bulan menangis.
Setelah itu, dia pamitan ke karyawan Hotel Griya Taman Sari Jalan Kargo Denpasar, dengan alasan sekadar membeli nasi. Tersangka tidak kembali ke Hotel tapi kabur menghilangkan jejak. Dalam pelariannya, tersangka langsung ke Banyuwangi. “Dalam pengakuannya, uang dibelikan mobil dan perhiasan emas. Sisanya kita temukan Rp 39 juta. Barang bukti sudah diamankan,” ungkap Kapolsek.
Fajar Astuti (31), ditemukan tewas di Hotel Griya Taman Sari, Jalan Cargo, Denpasar, Selasa (29/2). Korban tewas disamping anaknya berusia 8 bulan. Terungkapnya pembunuhan berdasarkan, penyelidikan dan keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan