Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 20 September 2026
Limbah Pabrik Ikan Pengambengan Mengkhawatirkan
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Limbah pabrik hasil pengolahan ikan laut menjadi sarden (ikan kaleng, red) di sejumlah pabrik yang ada di Pengambengan, kini semakin mengkhawatirkan. Pasalnya, limbah yang dihasilkan pabrik tersebut jarang melewati pengolahan, dan langsung dibuat ke laut.
Mualimin, salah satu nelayan yang ditemui Beritabali.com di Pantai Pengambengan mengeluhkan kondisi ini. Menurutnya, limbah yang dihasilkan pabrik tersebut otomatis menurunkan pendapatan para nelayan.
Pasalnya, limbah yang dihasilkan pabrik membuat ikan-ikan yang sering diburu nelayan mati. “Limbah-limbah itu sering langsung dibuang ke laut, sehingga baunya sangat menyengat dan menyebabkan ikan-ikan yang ada disini mati.
Kalau dulu saya bisa dapat ikan sampai 5 kilo, sekarang dapat setengah kilo saja rusak,” keluh Mualimin. Sementara itu, Kabid Lingkungan Hidup Kabupaten Jembrana, I Ketut Wiratma yang ditemui, Kamis (28/2) mengaku pihaknya telah melakukan pembinaan terhadap pabrik-pabrik sarden yang ada di Pengambengan.
“Sebenarnya kami telah melakukan pembinaan beberapa bulan yang lalu. Tetapi kan hasil pembinaan tidak bisa langsung dilihat, melainkan melalui proses yang cukup lama. Sekarang ini kami juga sudah mendorong agar pabrik-pabrik menampung limbahnya di tangki khusus,” jelas Wiratma.
Reporter: bbn/eps
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7752 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5631 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3527 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2385 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan