Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Subandha: Suwetha Untuk Memecah Suara
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Taktik Partai Golkar yang menggandeng Brigjen Nyoman Suwetha untuk dipasangkan dengan Cok Budi Suryawan pada bursa Cagub dan Cawagub Bali mendatang, ternyata dengan cepat dibaca oleh para pengamat politik di Bali.
Salah seorang pengamat politik, Dr. Nyoman Subandha kepada beritabali.com menjelaskan, digandengnya Suwetha tidak lepas dari taktik Golkar untuk memecah suara di Buleleng pada khususnya dan Bali pada umumnya.
Pasalnya, Suwetha memiliki latar belakang yang mirip dengan Mangku Pastika yang diusung oleh PDI Perjuangan. “Suara di Buleleng itu terbanyak dibanding daerah lain di Bali. 40% suara di Bali terpusat di Buleleng. Bisa jadi karena alasan itu Suweta dipilih. Ditambah lagi Suwetha juga seorang jenderal yang memiliki latar belakang mirip dengan Mangku Pastika,” jelas Subandha.
Lebih lanjut Subandha mengatakan, Suweta diramalkan bisa menjadi pengimbang suara di Buleleng. Terlebih lagi, Suwetha juga akan membawa isu keamanan untuk “dijual” ke masyarakat Bali. “Suweta bisa saja menjadi pengimbang pemetaan suara di Buleleng. Apalagi Suwetha juga akan menjual isu keamanan kepada masyarakat. Sekarang tinggal bagaimana cara tim sukses kedua paket menjual program kepada masyarakat,” tandas Subandha.
Reporter: bbn/eps
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2450 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1937 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1794 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun