Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Ditinggal Istri Karena Memilih Jadi Gay
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Meski seorang gay, Indra alias Mami Indri disebut-sebut sudah pernah menikah dan dikaruniai seorang anak perempuan berusia 5 tahun. Apa lacur, dikala beristri, sifat gay Indra terulang dan istrinya pun kabur.
Sumber di lapangan menyebutkan, Indra adalah lelaki asal Jember yang berkarakter sopan dan pendiam, tidak ingin mencari masalah dengan orang lain. Memang, di lingkungan massage tidak banyak yang mengenal Indra yang menjadi gay sejak kecil.
Karena kesehari-hariannya dia tidak pernah keluar. Statusnya sebagai kasir di Putri Sari Bali Massage terletak di Jalan Dewata IX Cargo Permai Denpasar.“Dia gay sejak kecil. Sudah pernah menikah. Punya anak perempuan umur 5 tahun,” beber seorang temannya.Temannya yang juga seorang gay itu mengatakan, dia sudah lama mengenal Indra. Bahkan, saat Indra menikahi wanita penghibur, juga dia tau.
Dijelaskannya, ketika menikah, sifat Indra sebagai seorang gay, menghilang drastis. Akan tetapi, setelah menikah dan dikaruniai anak perempuan usia 5 tahun sifat Indra berubah. “Sifat gay-nya muncul lagi. Makanya istrinya gak tahan dan kabur. Istrinya juga pelacur. Tidak ada gelagat aneh. Dia sebelumnya sempat pamit ke Jember ternyata tidak pulang-pulang," ujar teman korban.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5943 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2629 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2283 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan