Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kelulusan Tidak Didasari Hasil UASBN
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kendati kini para siswa yang duduk di kelas akhir dihantui oleh Ujian Akhir Nasional (UAN) ataupun Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN), para siswa yang duduk di bangku SD kini boleh bernafas lega. Pasalnya, kelulusan mereka kini tidak lagi didasari atas hasil UASBN, namun kelulusan para siswa diserahkan sepenuhnya ke tangan guru di sekolahnya masing-masing.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bali, Tia Kusuma Wardani, pada Selasa (18/3) membenarkan hal tersebut. Menurutnya, saat ini ujian tidak lagi didasari oleh ujian akhir, namun oleh nilai yang diperoleh siswa selama duduk di bangku sekolah. “Nanti yang menentukan kelulusan siswa SD itu bukan ujian seperti SMP dan SMA, tetapi ditentukan oleh gurunya masing-masing. Meskipun nanti hasil UASBN mereka jeblok, bisa saja mereka lulus kalau nilainya selama bersekolah bagus-bagus,” ungkap Tia.
Sementara itu, salah seorang siswa SD yang akan mengikuti ujian, Ketut Kartika mengaku lega. Bahkan ia mengaku sempat jatuh sakit karena pusing memikirkan ujian. “Waktu ini saya sempat sakit gara-gara mikirin ujian. Tapi kalau saya bisa lulus meskipun nilai ujian saya jelek, saya tidak perlu khawatir lagi,” ujarnya berseri-seri.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4638 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2602 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2258 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan