Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Dir Pariwisata Polda Bantah Ikut Campur
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dugaan keterlibatan aparat kepolisian dalam kericuhan di hotel Holiday Resort di Seminyak Badung, 14 Maret lalu, dibantah Direktur Pariwisata Polda Bali, Kombes Pol IGK Budiartha. Dia membantah pihaknya terlibat ataupun pro terhadap salah satu pihak yang bersengketa, alias menjadi beking. ”Polisi tidak ikut-ikutan. Kapasitas kita hanya pengamanan,” ujar Kombes Budiartha, Rabu (19/3).
Agar tidak dituding pembeking, Kombes Budiarta mengatakan, kedatangan dirinya ke lokasi, guna menggantikan posisi Karo Ops, yang berhalangan hadir. Termasuk dari unsur Dit Samapta, Pariwisata maupun unsur lainnya. Kedatangan aparat kepolisian, katanya, khusus berjaga-jaga untuk mengantisipasi bentrok saat pengosongan tersebut. ”Jangan sampai saat pengosongan tersebut, masih ada tamu yang punya hak menginap. Ini yang kita jaga. Tidak benar kita ikut-ikutan (kisruh Holiday, Red),” ungkapnya.
Komentar Kombes Budiarta sedikit berbeda dengan yang informasi yang didapat koran ini. Dimana, pada saat kejadian, sedikitnya, ada 30 orang tamu asing yang menginap disana, dibentah-bentak dan diusir. Diantara kelompok massa, juga disebut-sebut datang dari pihak anggota DPR-RI, I Gusti Agung Rai Wirajaya dan seorang pengacara, I Gede Indria.
Kelompok massa memtusukan sambungan telepon, faksimile dan menyita 105 kunci kamar hotel, dokumen, serta safety box yang berisi dokumen dan uang puluhan juta. Akibatnya, perusakan dan penyitaan dokumen Hotel, membuat perasaan tidak menyenangkan, akhirnya dilaporkan oleh Direktur Holiday Resort, Koesnodewo Tedjosworo, pada Senin 17 Maret ke Polda Bali.
Disisi lain, Kuasa hukum Holiday Resort, Agus Tekom Baba SH, melaporkan ulah AKP Taufik ke Propam Polda Bali. Pasalnya, yang bersangkutan, mengambil paksa safety box hotel. Benarkah ada anggota Dit Pariwisata Polda Bali yang berbuat kasar dan melakukan ancaman? Herannya, Kombes Budiarta ngotot membantahnya. Versi dia, tidak ada anak buahnya yang neko-neko dalam pengamanan pengosongan hotel itu, apalagi melakukan pengancaman. ”Tidak ada anggota kami, anggota kami sudah diberikan pengarahan bahwa kita menjaga keamanan. Mungkin anggota luar,” kelitnya.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5938 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4653 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2622 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2279 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2221 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan