Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Adam Air Tidak Akan Gunakan Maskapai Lain
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hari ini maskapai penerbangan Adam Air kembali membuka layanan pengembalian tiketnya. Kendati demikian, kini tidak banyak masyarakat yang terlihat mendatangi kantor cabang Adam Air untuk menukarkan tiketnya dengan uang tunai.
Berdasarkan pantauan Beritabali.com di kantor cabang Adam Air yang ada di Jalan Teuku Umar, Denpasar, suasananya cukup lengang. Hal ini disebabkan oleh pintu kantor yang setengah terbuka, yang mengesankan kantor ini sudah ditutup. District Manager Kantor Cabang Adam Air Bali, A.A. Gede Agung Jaya mengatakan, sedikitnya kantor cabang Bali telah menjual 300 tiket untuk beberapa rute penerbangan. Akibatnya, kantor cabang ini sedikitnya harus menyediakan dana segar sebesar Rp. 300 juta.
Ketika ditanya mengenai permintaan beberapa penumpang untuk mengganti tiketnya dengan maskapai lain, Agung secara tegas menolak permintaan tersebut. Pasalnya, permintaan tersebut bisa menimbulkan kerugian lebih besar di pihak Adam Air. “Kami tidak melayani penggantian tiket Adam Air dengan tiket maskapai lain. Kami hanya melayani penggantian tiket dengan fresh money. Kalau kami harus menggantinya dengan tiket, maka kerugian di pihak kami akan lebih besar lagi,” ujar Agung. (psk)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan