Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
20 Hektar Tanah Warga Belum Ada Kesepakatan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pasca pemancangan tiang pembangunan PLTU Celukan Bawang hingga Selasa (25/3) masih menyisakan sejumlah permasalahan terkait pembebasan lahan milik warga seluas 20 hektar yang masih belum ada kesepakatan harga beli. “Lahan yang sudah dibebaskan sekarang mencapai 45 Ha dari rencana kebutuhan kurang lebih 65 Ha, sisa lahan 20 Ha masih belum ada kesepakatan dari 190 kepala keluarga di sekitar lokasi PLTU Celukan Bawang” ungkap Ketua tim pembebasan lahan PLTU, Celukang Bawang, Ida Bagus Oka Susrama.
Ida Bagus Oka Susrama yang juga Camat Gerokgak mengatakan, kendala yang dihadapi untuk pembebasan lahan milik warga itu akibat belum adanya kesepakatan harga. “Kalau masyarakat asli disana sudah ikut, intinya mereka ingin punya lahan dari satu are menjadi dua are. Kalau rumahnya semi permanen, minta yang permanen. Kalau ada yang memberi nilai harga terlalu tinggi, pemilik lahan bukan dari sana (Celukan Bawang,red),” ujar Oka Susrama.
Belum adanya kesepakatan antara 190 KK dengan PT General Energy Bali diakibatkan adanya permintaan harga 3–5 kali lipat dari penawaran PT General Energy Bali, dimana penawaran PT General Energy Bali, untuk lahan kosong dan tegalan ditawar 5 juta rupiah per-are, sedangkan untuk pekarangan ditawar 15 juta rupiah per-are. Penawaran tersebut jauh lebih tinggi dari nilai jual obyek pajak atau NJOP untuk kawasan Celukan Bawang.
Sementara, rencana pembangunan PLTU di Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak sudah dimulai 2003 lalu, namun sempat mandeg, rencana tersebut dilanjutkan lagi di 2007. Total investasi dalam pembangunan PLTU tersebut mencapai Rp 6 Triliun dan sampai tahun 2010 dari PLTU itu, akan dihasilkan daya listrik berkekuatan 780 MW.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2807 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2031 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1977 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun