Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
20 Hektar Tanah Warga Belum Ada Kesepakatan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Pasca pemancangan tiang pembangunan PLTU Celukan Bawang hingga Selasa (25/3) masih menyisakan sejumlah permasalahan terkait pembebasan lahan milik warga seluas 20 hektar yang masih belum ada kesepakatan harga beli. “Lahan yang sudah dibebaskan sekarang mencapai 45 Ha dari rencana kebutuhan kurang lebih 65 Ha, sisa lahan 20 Ha masih belum ada kesepakatan dari 190 kepala keluarga di sekitar lokasi PLTU Celukan Bawang” ungkap Ketua tim pembebasan lahan PLTU, Celukang Bawang, Ida Bagus Oka Susrama.
Ida Bagus Oka Susrama yang juga Camat Gerokgak mengatakan, kendala yang dihadapi untuk pembebasan lahan milik warga itu akibat belum adanya kesepakatan harga. “Kalau masyarakat asli disana sudah ikut, intinya mereka ingin punya lahan dari satu are menjadi dua are. Kalau rumahnya semi permanen, minta yang permanen. Kalau ada yang memberi nilai harga terlalu tinggi, pemilik lahan bukan dari sana (Celukan Bawang,red),” ujar Oka Susrama.
Belum adanya kesepakatan antara 190 KK dengan PT General Energy Bali diakibatkan adanya permintaan harga 3–5 kali lipat dari penawaran PT General Energy Bali, dimana penawaran PT General Energy Bali, untuk lahan kosong dan tegalan ditawar 5 juta rupiah per-are, sedangkan untuk pekarangan ditawar 15 juta rupiah per-are. Penawaran tersebut jauh lebih tinggi dari nilai jual obyek pajak atau NJOP untuk kawasan Celukan Bawang.
Sementara, rencana pembangunan PLTU di Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak sudah dimulai 2003 lalu, namun sempat mandeg, rencana tersebut dilanjutkan lagi di 2007. Total investasi dalam pembangunan PLTU tersebut mencapai Rp 6 Triliun dan sampai tahun 2010 dari PLTU itu, akan dihasilkan daya listrik berkekuatan 780 MW.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan