Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Sasar Pelaku Penembakan dan Pemicu Bentrok Warga
BERITABALI.COM, BULELENG.
Sweeping yang dilakukan Jajaran Kepolisian dengan kekuatan penuh di Desa Patemon Kecamatan Seririt untuk menyasar dan mengungkap pelaku penembakan serta pemicu aksi bentrok antar warga di Desa tersebut. Turun dengan kekuatan penuh dan langsung menyasar ke delapan titik rumah sebagai sasaran sweeping Rabu (26/3) di Desa Patemon memberikan isyarat adanya beberapa pelaku dalam kasus penembakan dan bentrok antar warga, namun sweeping yang dilakukan hanya menyita puluhan barang bukti.
Kapolres Buleleng, AKBP. Setyo Dwiantoro di Mapolsek Seririt mengungkapkan, sweeping yang digelar polisi dengan kekuatan penuh tersebut merupakan tindak lanjut hasil penyidikan dan penyelidikan polisi terkait peristiwa bentrok warga dan penembakan dua warga Dusun Sibang di Desa Patemon “Dalam sweeping ini secara serentak di Desa Patemon telah menargetkan delapan sasaran dan kita berhasil menemukan sejumlah barang bukti yang kita duga terkait peristiwa di malam pengerupukan menjelang Nyepi tersebut,” ungkap Kapolres yang Senin depan menyerahkan jabatannya.
Dengan penemuan puluhan barang bukti berupa pedang, pisau, sangkur, celurit, senapan angin, pistol beserta peluru diduga ada keterkaitan para pemiliknya dalam peristiwa di Desa Patemon, namun demikian polisi masih tetap melakukan penyelidikan dan penyidikan atas temuan barang bukti di delapan rumah milik warga Desa Patemon dalam sweeping tersebut.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3313 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 782 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 724 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan