Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Bos Karaoke Queen Diringkus Polisi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dewa Made Segening alias Mosel, pemilik Karaoke Queen ditangkap, buser Direktorat Narkoba Polda Bali. Dalam penggerebekan, Kamis (10/4) lalu, di Fitnes Mosel di Jalan Noja Denpasar, petugas menemukan 475 butir ekstasi disimpan didalam kamar. Dikabarkan dua polisi narkoba Polda Bali, terlibat jaringan tersangka.
Tersangka Dewa Made Segening, yang pernah menjadi korban peledakan granat di Jalan Kebo Iwo, ternyata sudah lama ditarget polisi. Dari jaringan mata-mata polisi yang biasa disebut ‘Spy,” mengungkapkan bahwa Mosel adalah bandar besar narkoba.
Mosel mulai melebarkan sayapnya, dengan membeli Karaoke EX, dari pemilik lama. Karaoke yang kini bernama Queen teletak di Gatsu Barat itu, dijadikannya sebagai tempat transaksi narkoba. Akhirnya gerak-gerik Mosel, sebagai bandar narkoba jenis ekstasi, mulai tercium aparat kepolisian. “Sepak terjangnya sebagai bandar, mulai terendus polisi semenjak kasus peledakan granat di Jalan Kebo Iwo Denpasar,” bisik sumber.
Dalam sebuah pengerebekan Kamis (10/04) lalu, dilokasi Fitnes Mosel di Jalan Noja Denpasar, oleh jajaran Direktorat Narkoba Polda Bali, hasilnya memuaskan. Disana, petugas menemukan plastik besar yang didalamnya berisi 475 butir ekstasi. Penangkapan pentolan preman asal Karang Asem itu memunculkan bau tak sedap dikalangan Polda Bali.
Apa itu ? Mosel dikabarkan bersekutu dengan 2 anggota Direktorat Narkoba Polda Bali, berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) dan Brigadir. “Keduanya berinisial AKP SS dan BS, diduga jaringan narkoba Mosel,” jawab sumber. Kabar terbaru, dugaan keterlibatan dua anggota narkoba Polda Bali, membuat geram Kapolda Bali Irjen Pol Drs. Paulus Purwoko MDA.
Sadar anggotanya terlibat, Kapolda langsung memerintahkan anggota Dit Narkoba segera menggeledah kamar, AKP SS dan Brigadir BS, di asrama polisi di bilangan Kreneng Denpasar. Hasilnya ? Tidak ditemukan satu pun barang bukti berupa narkoba. Meski demikian, sumber mengatakan, keduanya telah menjalani pemeriksaan di Propam Polda Bali.
Dari penguntitan polisi selama ini, Mosel dikabarkan memiliki jaringan meluas. Baik di Jakarta dan Surabaya. Namun polisi belum berani menyimpulkan hal itu. Karena menurut Direktur Narkoba Polda Bali Kombes Pol Drs. Edison Panjaitan, masih dalam penyelidikan. “Masih kita selidiki. Ini jaringanya luas. Sabar dulu. Mudah-mudahan bisa cepat terungkap,” sergahnya. Bagaimana dengan dugaan anggota narkoba Polda Bali terlibat ? Perwira bertubuh subur asal Sumatera Utara itu membantahnya. “Tidak ada anggota terlibat. Kalau pun ada pasti sudah diperiksa di Propam. Kalau ada pun pasti saya didamprat Kapolda,” elaknya.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2447 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1937 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1794 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun