Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Bos Karaoke Queen Diringkus Polisi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Dewa Made Segening alias Mosel, pemilik Karaoke Queen ditangkap, buser Direktorat Narkoba Polda Bali. Dalam penggerebekan, Kamis (10/4) lalu, di Fitnes Mosel di Jalan Noja Denpasar, petugas menemukan 475 butir ekstasi disimpan didalam kamar. Dikabarkan dua polisi narkoba Polda Bali, terlibat jaringan tersangka.
Tersangka Dewa Made Segening, yang pernah menjadi korban peledakan granat di Jalan Kebo Iwo, ternyata sudah lama ditarget polisi. Dari jaringan mata-mata polisi yang biasa disebut ‘Spy,” mengungkapkan bahwa Mosel adalah bandar besar narkoba.
Mosel mulai melebarkan sayapnya, dengan membeli Karaoke EX, dari pemilik lama. Karaoke yang kini bernama Queen teletak di Gatsu Barat itu, dijadikannya sebagai tempat transaksi narkoba. Akhirnya gerak-gerik Mosel, sebagai bandar narkoba jenis ekstasi, mulai tercium aparat kepolisian. “Sepak terjangnya sebagai bandar, mulai terendus polisi semenjak kasus peledakan granat di Jalan Kebo Iwo Denpasar,” bisik sumber.
Dalam sebuah pengerebekan Kamis (10/04) lalu, dilokasi Fitnes Mosel di Jalan Noja Denpasar, oleh jajaran Direktorat Narkoba Polda Bali, hasilnya memuaskan. Disana, petugas menemukan plastik besar yang didalamnya berisi 475 butir ekstasi. Penangkapan pentolan preman asal Karang Asem itu memunculkan bau tak sedap dikalangan Polda Bali.
Apa itu ? Mosel dikabarkan bersekutu dengan 2 anggota Direktorat Narkoba Polda Bali, berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) dan Brigadir. “Keduanya berinisial AKP SS dan BS, diduga jaringan narkoba Mosel,” jawab sumber. Kabar terbaru, dugaan keterlibatan dua anggota narkoba Polda Bali, membuat geram Kapolda Bali Irjen Pol Drs. Paulus Purwoko MDA.
Sadar anggotanya terlibat, Kapolda langsung memerintahkan anggota Dit Narkoba segera menggeledah kamar, AKP SS dan Brigadir BS, di asrama polisi di bilangan Kreneng Denpasar. Hasilnya ? Tidak ditemukan satu pun barang bukti berupa narkoba. Meski demikian, sumber mengatakan, keduanya telah menjalani pemeriksaan di Propam Polda Bali.
Dari penguntitan polisi selama ini, Mosel dikabarkan memiliki jaringan meluas. Baik di Jakarta dan Surabaya. Namun polisi belum berani menyimpulkan hal itu. Karena menurut Direktur Narkoba Polda Bali Kombes Pol Drs. Edison Panjaitan, masih dalam penyelidikan. “Masih kita selidiki. Ini jaringanya luas. Sabar dulu. Mudah-mudahan bisa cepat terungkap,” sergahnya. Bagaimana dengan dugaan anggota narkoba Polda Bali terlibat ? Perwira bertubuh subur asal Sumatera Utara itu membantahnya. “Tidak ada anggota terlibat. Kalau pun ada pasti sudah diperiksa di Propam. Kalau ada pun pasti saya didamprat Kapolda,” elaknya.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5904 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2594 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan