Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Diseruduk Motor, Seorang Nenek Tewas
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Suprianto (29), menyesali perbuatannya, menabrak seorang nenek, Nengah Resep (70), di depan lapangan Volli Banjar Dukuh Tangkas Pemongan Denpasar. Sebagai balasannya, pemuda asal Banyuwangi itu meringkuk di tahanan Sat Lantas Poltabes Denpasar.
Kasatlantas Poltabes Denpasar Kompol Singgamata Sik menerangkan, Suprianto kini masih menjalani pemeriksaan intensif terkait, peristiwa tabrakan di depan lapangan Volli di Banjat Dukuh Tangkas Pemogan Denpasar.
Peristiwa tabrakan itu terjadi Minggu (13/04) sekitar pukul 08.30 Wita. Ketika itu, Suprianto mengendarai sepeda motor DK 2909 CV datang dari utara menuju ke selatan. “Pelaku mengendarai sepeda motor ngebut dan tidak melihat ada pejalan kaki,” jelas Kompol Singgamata Sik seperti dituturkan Kanit Laka AKP Bima Aria Viyasa SIK. Tanpa diduga, Nengah Resep yang datang dari barat ke timur, menyeberang jalan.
Suprianto tidak bisa mengelak dan langsung menabrak. Di kejadian itu, Suprianto sendiri mengalami luka cukup serius dibagian kepala. Begitu pula dengan korban. Warga setempat melarikan korban ke RS Sanglah. Namun malang, nyawa korban tidak tertolong lagi dan tewas sekitar pukul 14.00 Wita.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3882 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2701 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2018 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1954 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1797 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun