Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
CBS dan Suweta Daftar ke KPU Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hari ini KPUD Bali menerima pendaftaran Cagub Bali dari Koalisi Rakyat Bali, yakni Paket Cagub Cok Budi Suryawan (CBS) dan Cawagub Gede Suweta. Mereka datang ke KPU Bali dengan mengenakan pakaian adat Bali, Rabu (16/4), sekitar pukul 11 siang. Mereka diantar oleh sejumlah massa dari Koalisi Rakyat Bali (KRB).
Ketua DPD dari beberapa partai juga tampak mendampingi CBS dan Suweta atau paket SuSu, seperti Ketua DPD partai PKPB, PNI-M, PIB, PPP dan sejumlah fungsionaris DPD Partai Golkar Bali. Rombongan Cagub CBS kemudian diterima Ketua KPUD Bali Anak Agung Wisnumurti. Berkas pendaftaran kemudian diserahkan kepada tim pokja pendaftaran untuk diverifikasi.
Usai pendaftaran, CBS mengklaim sudah mendapat dukungan dari pengurus DPP, yakni dari partai Golkar, PKPB, PNI-M, PIB dan PPP. "Kita sudah dapat 30 persen dukungan. Kita siap mengikuti tahapan pilkada ini dengan cara-cara damai," kata Cok Budi Suryawan. Seperti diketahui, Koalisi Rakyat Bali (KRB) secara resmi mendeklarasikan calon gubernur Cokorda Budi Suryawan (CBS) - Nyoman Gede Suweta, Sabtu (22/3) di Sanur Bali. Koalisi Rakyat Bali merupakan koalisi beberapa parpol seperti Partai Golkar, PKPB, PNI-M, PPP, PIB, dan beberapa parpol lainnya.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2547 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2017 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1948 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun