Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Lokasi Mukernas Ahmadiyah Dijaga Polisi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pagi ini, Jumat (18/4) peserta Mukernas Ahmadiyah mulai melakukan registrasi atau pendaftaran peserta. Di depan Wisma Bumi Asih, tempat berlangsungnya Mukernas, dijaga beberapa aparat kepolisian dari Polda Bali dan Poltabes Denpasar. Dari pantauan Beritabali.com di lokasi Mukernas, sejumlah aparat kepolisian sudah bersiaga di depan Wisma Bumi Asih sejak pagi hari.
Selain di depan Wisma Bumi Asih, sebanyak 2 peleton polisi juga disiagakan di Pos polisi Renon. “Ini untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang timbul selama berlangsungnya Mukernas,” kata salah seorang petugas. Mukernas Jemaat Ahmadiyah Indonesia ini akan dilaksanakan mulai Sabtu pagi besok di Wisma Bumi Asih, Renon Denpasar.
Hingga pagi ini, sejumlah peserta Mukernas sudah tampak berdatangan di lokasi berlangsungnya Mukernas. Mereka datang dari seluruh wilayah di Indonesia. “Jumlah peserta Mukernas Ahmadiyah kali ini sebanyak 350 orang peserta. Mereka datang dari sekitar 200 cabang Ahmadiyah di seluruh Indonesia,” kata panitia Mukernas Abdul Mukhlis.
Dalam Mukernas ini akan dibahas beberapa program kerja Jemaat Ahmadiyah Indonesia, baik program kerja tahun 2008 maupun program kerja tahun yang akan datang. Untuk antisipasi keamanan pelaksanan Mukernas, pihak panitia mengaku telah berkoordinasi dengan aparat kepolisian setempat mulai Polda Bali hingga Poltabes Denpasar.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2317 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1930 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1789 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun