Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Mie Ayam dan Bakso Kotak Mbak Nik
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Bagi penggemar mie ayam dan bakso yang kebetulan berada di Kota Negara Jembrana Bali, ada baiknya mampir ke Depot Mie Ayam dan Bakso Kotak Mbak Nik. Mie dan baksonya yang enak serta murah menjadi tempat favorit remaja di Kota Negara.
Walau baru buka belum genap setahun, Mbak Nik, begitu pemilik Depot Mie Ayam dan Bakso Kotak ini biasa dipanggil, telah memiliki dua lokasi, yang pertama berlokasi di jalan Ngurah Rai, tepatnya di seberang Rumah Sakit Kerta Yasa dan satu lagi di Jalan Pulau Bali, belakang Toko Kawan.
Selain mienya yang gurih dan bakso kotaknya yang lembut, harga semangkoknya sangat terjangkau. Untuk satu mangkok bakso kotak cukup merogoh kocek 3.000 rupiah sedangkan untuk satu porsi Mie Ayam plus bakso harganya hanya 3.500 rupiah.
Dengan harga yang terjangkau dan rasa yang enak, depot ini selalu ramai dikunjungi, bukan hanya kalangan remaja namun juga orang tua. Dalam sehari, Mbak Nik yang asal Sidoarjo ini mengaku bisa menjual hingga 300 mangkok. “Kalau lagi ramai, bisa terjual hingga 300 mangkok sehari, namun paling sedikit sekitar 150 mangkok,” ujar Mbak Nik.
Sementara itu, salah seorang pembeli, Gede Sanjaya mengaku setiap makan tidak cukup satu porsi. “Saya selalu nambah, setiap makan di sini saya langsung pesan dua porsi,” ungkap Gede yang malam itu makan bareng istri dan dua anaknya. Ingin mencoba makanan selera bos namun harga anak kos? Silahkan mampir ke depot mie ayam dan bakso kotak mbak Nik.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 725 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan