Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Pernyataan Sikap Jemaat Ahmadiyah Indonesia
BERITABALI.COM, DENPASAR.
1. Meminta Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak tunduk pada tekanan Ormas untuk membubarkan Ahmadiyah karena Ahmadiyah ikut berjasa mendirikan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan sudah ada sejak tahun 1925. Satu dari 13 orang penerima kedaulatan NKRI dari Belanda tahun 1949 merupakan pemimpin Ahmadiyah.
2. Meminta Bakorpakem mempertimbangkan kembali rekomendasinya tentang pelarangan Ahmadiyah. Pemantauan Bakorpakem tidak adil dan sepihak serta tidak mengikutkan pemantau independen, sehingga masih berkesimpulan Ahmadiyah mempunyai kita suci Tadzkirah. Itu merupakan kebohongan publik yang besar dari sebuah lembaga pemerintah yang kredibel.
3. Meminta media massa baik cetak maupun elektronik agar tetap bekerja secara profesional, sesuai undang-undang Pers dan kode etik jurnalistik, dalam memberitakan persoalan Ahmadiyah.
4. Jemaat Ahmadiyah akan menempuh jalur hukum baik di tingkat nasional maupun internasional, dalam mempertahankan hak azasi kebebasan beribadah dan beragama.
5. Tidak tunduk pada golongan manapun yang menyatakan Ahmadiyah menodai atau menyimpang dari ajaran Islam.
6. Mengimbau para pemimpin Indonesia mulai pemerintahan, ormas, partai politik, LSM dan pemimpin dari berbagai elemen lainnya, agar ikut serta menyelamatkan bangsa Indonesia dari perpecahan. Jangan sampai fitnah agama digunakan sebagai alat pemecah belah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3317 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 785 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 726 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan